64 Sekolah Solok Selatan Bersiap Berbenah, Anggaran Revitalisasi Tembus Rp32,5 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SOLOK SELATAN – revitalisasi sekolah Solok Selatan 2026

 

Pemerintah pusat mengalokasikan program revitalisasi pendidikan untuk 64 sekolah di Kabupaten Solok Selatan sepanjang 2026. Program tersebut menyasar jenjang TK, SD, dan SMP.

Revitalisasi ini membawa perhatian pada kebutuhan fasilitas pendidikan di daerah. Pemerintah ingin membantu sekolah yang membutuhkan pembenahan sarana dan prasarana agar kegiatan belajar mengajar berjalan lebih nyaman.

Hingga akhir September 2026, sebanyak 52 sekolah telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). Nilai anggaran untuk 52 sekolah tersebut mencapai sekitar Rp32,5 miliar.

Sementara itu, 12 sekolah masih menyelesaikan administrasi. Setelah seluruh dokumen memenuhi persyaratan, sekolah tersebut akan melanjutkan penandatanganan PKS.

Puluhan Sekolah Masuk Sasaran Revitalisasi

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan Hamudis mengatakan pemerintah pusat menjalankan program tersebut untuk memperluas pemerataan fasilitas pendidikan.

Menurut Hamudis, pemerintah mengarahkan dukungan kepada sekolah yang membutuhkan peningkatan dan perbaikan sarana maupun prasarana. Karena itu, program tersebut tidak hanya menyentuh pembangunan fisik, tetapi juga mendukung peningkatan layanan pendidikan.

“Dari 52 sekolah yang telah melakukan penandatanganan PKS tersebut, terdiri dari 33 TK dengan anggaran sekitar Rp 12,8 miliar, 11 SD sebesar Rp 11,5 miliar, serta 8 SMP dengan anggaran sekitar Rp 8,1 miliar,” kata Hamudis dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).

Berdasarkan data tersebut, jenjang TK mendapat porsi penerima paling banyak. Sebanyak 33 TK masuk dalam 52 sekolah yang telah menandatangani PKS.

Anggaran Revitalisasi Capai Rp32,5 Miliar

Dari 52 sekolah tersebut, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp12,8 miliar untuk 33 TK. Selanjutnya, 11 SD mendapat dukungan sekitar Rp11,5 miliar.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Beasiswa, Jatim Buka Jalan 143 Ribu Pelajar dan Mahasiswa Raih Masa Depan Lebih Cerah

Kemudian, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp8,1 miliar untuk delapan SMP. Jika seluruh anggaran tersebut dijumlahkan, nilainya mencapai sekitar Rp32,5 miliar.

Dengan dukungan tersebut, sekolah dapat menjalankan pembenahan sesuai kebutuhan. Namun, setiap satuan pendidikan memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda.

Karena itu, pemerintah perlu melihat kondisi masing-masing sekolah sebelum menentukan langkah revitalisasi.

Tim Cek Kebutuhan dan Kondisi Sekolah

Hamudis menjelaskan, tim terkait kini menjalankan proses verifikasi di sekolah-sekolah penerima program. Tim tersebut mengecek kondisi fasilitas sekaligus mencatat kebutuhan setiap satuan pendidikan.

Proses itu menjadi tahap penting dalam pelaksanaan program. Sebab, pemerintah perlu memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi fasilitas sekolah.

Selain itu, verifikasi membantu tim menentukan kebutuhan yang paling mendesak. Dengan begitu, pelaksanaan revitalisasi dapat mengikuti kondisi sekolah dan ketentuan program.

Hamudis menilai proses tersebut juga membantu pemerintah mengarahkan dukungan secara lebih tepat. Sekolah pun dapat memperoleh penanganan sesuai kebutuhan fasilitasnya.

Revitalisasi Dukung Kenyamanan Belajar

Program revitalisasi membawa harapan baru bagi sekolah penerima. Pembenahan fasilitas dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak bagi peserta didik.

Selain itu, fasilitas yang memadai dapat membantu guru menjalankan kegiatan pembelajaran. Peserta didik juga dapat mengikuti proses belajar dengan lingkungan yang lebih nyaman.

Karena itu, pemerintah daerah menempatkan peningkatan sarana pendidikan sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan pendidikan.

Baca Juga :  Undip: Jurusan Murah dan Daya Tampung SNBP 2026

Lebih jauh, program tersebut turut mendukung agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia di Solok Selatan. Pemerintah ingin mendorong generasi muda yang berkarakter, produktif, dan kompetitif.

12 Sekolah Masih Menyelesaikan Administrasi

Dari 64 sekolah yang masuk sasaran program, 12 sekolah masih menyelesaikan dokumen administrasi. Sekolah-sekolah tersebut perlu memenuhi persyaratan sebelum melanjutkan tahapan berikutnya.

Sementara itu, 52 sekolah telah menyelesaikan penandatanganan PKS. Selanjutnya, sekolah dapat mengikuti tahapan pelaksanaan program sesuai mekanisme yang berlaku.

Dengan demikian, seluruh 64 sekolah memiliki peluang memperoleh dukungan revitalisasi setelah setiap tahapan administrasi dan verifikasi selesai.

Pemkab Solok Selatan berharap program tersebut dapat memberi manfaat langsung bagi sekolah, guru, dan peserta didik. Pada akhirnya, peningkatan fasilitas pendidikan dapat memperkuat kualitas pembelajaran di daerah.

FAQ

Berapa sekolah yang masuk program revitalisasi 2026?

Sebanyak 64 sekolah di Kabupaten Solok Selatan masuk sasaran program revitalisasi tahun 2026.

Jenjang sekolah apa saja yang mendapat program?

Program tersebut mencakup TK, SD, dan SMP.

Berapa sekolah yang sudah menandatangani PKS?

Hingga akhir September 2026, sebanyak 52 sekolah telah menandatangani PKS.

Berapa total anggaran untuk 52 sekolah?

Total anggaran mencapai sekitar Rp32,5 miliar.

Berapa sekolah yang masih menyelesaikan administrasi?

Sebanyak 12 sekolah masih menyelesaikan administrasi sebelum melanjutkan proses penandatanganan PKS.

Apa tujuan utama program revitalisasi?

Program tersebut bertujuan meningkatkan sarana dan prasarana sekolah sekaligus mendorong pemerataan fasilitas pendidikan di Solok Selatan.(Tim)

Berita Terkait

Deru Crosser Guncang Pauh Duo, Trabas HUT TNI AL Buka Peluang UMKM Solok Selatan
Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan Makin Dilirik, Khairunas Buka Ruang Wisata Berbasis Konservasi
Bantuan Beras di Tengah Pilwana Solok Selatan, Yulian Efi: Jangan Jadi Kesempatan Politik
CFD Solok Selatan Jadi Panggung Talenta Muda, Khairunas Minta Anak Berani Berkarya
Khairunas Lantik 5 Pejabat Baru Solok Selatan: Bergerak Cepat, Jangan Pasif
Pilwana Solsel Makin Dekat, PAW Bamus dan Logistik Jadi Sorotan Jelang 7 Oktober
Kepala SMP Negeri Sungai Penuh Tak Bisa Asal Diganti, Masa Tugas dan Kinerja Jadi Sorotan
Lima SMP Sungai Penuh Ganti Pimpinan, Siapa Saja?
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:04 WIB

64 Sekolah Solok Selatan Bersiap Berbenah, Anggaran Revitalisasi Tembus Rp32,5 Miliar

Senin, 28 September 2026 - 11:47 WIB

Deru Crosser Guncang Pauh Duo, Trabas HUT TNI AL Buka Peluang UMKM Solok Selatan

Senin, 28 September 2026 - 10:14 WIB

Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan Makin Dilirik, Khairunas Buka Ruang Wisata Berbasis Konservasi

Minggu, 27 September 2026 - 17:30 WIB

Bantuan Beras di Tengah Pilwana Solok Selatan, Yulian Efi: Jangan Jadi Kesempatan Politik

Minggu, 27 September 2026 - 16:41 WIB

CFD Solok Selatan Jadi Panggung Talenta Muda, Khairunas Minta Anak Berani Berkarya

Berita Terbaru