Bantuan Beras di Tengah Pilwana Solok Selatan, Yulian Efi: Jangan Jadi Kesempatan Politik

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 27 September 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SOLOK SELATAN – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memperketat pengawasan penyaluran bantuan pangan beras di tengah berlangsungnya Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026. Pemerintah ingin memastikan bantuan benar-benar membantu kebutuhan masyarakat tanpa membawa kepentingan politik.

Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi mengingatkan camat dan wali nagari agar menjaga seluruh proses penyaluran secara transparan. Menurutnya, momentum Pilwana membuka ruang bagi pihak tertentu untuk memanfaatkan bantuan apabila pemerintah tidak mengawalnya dengan baik.

Karena itu, Yulian meminta jajaran pemerintah menjaga proses mulai dari pendataan penerima hingga pembagian beras. Ia menyampaikan pesan tersebut saat menyerahkan bantuan pangan beras kepada masyarakat Kecamatan Sungai Pagu dalam rangkaian Car Free Day (CFD) di RTH Muara Labuh, Minggu (27/9/2026) pagi.

Yulian Ingatkan Aparat Jaga Netralitas

Yulian menegaskan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan bantuan pangan sampai kepada masyarakat sesuai data. Apalagi, masyarakat Solok Selatan kini mengikuti tahapan Pilwana Serentak di seluruh nagari.

Ia meminta aparat pemerintah tidak membuka celah bagi pihak tertentu untuk mengaitkan bantuan dengan kepentingan calon atau kelompok politik tertentu.

“Seluruh penerima bantuan kami harap dapat memanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Camat hingga Wali Nagari kawal terus dari pendataan sampai distribusi. Jangan sampai dengan momen Pilwana ini malah jadi kesempatan,” kata Yulian.

Menurut Yulian, pengawasan harus berjalan sejak pemerintah menyusun data penerima. Selanjutnya, camat dan wali nagari perlu memastikan proses pembagian berjalan sesuai ketentuan.

Dengan cara itu, pemerintah dapat menjaga bantuan tetap fokus pada kebutuhan masyarakat.

Penyaluran Lewat Kantor Pemerintahan

Selain mengingatkan jajaran pemerintah, Yulian meminta petugas membagikan bantuan melalui kantor-kantor pemerintahan. Ia tidak ingin petugas membawa bantuan langsung ke rumah penerima.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Zakat, UPZ Sekolah Solok Selatan Jadi Jalan Bentuk Karakter Siswa

Yulian menilai mekanisme tersebut dapat menjaga proses pembagian agar lebih terbuka. Masyarakat juga memiliki kesempatan untuk melihat dan mengawasi proses pembagian secara langsung.

Apalagi, kontestasi Pilwana sedang berlangsung. Karena itu, pemerintah perlu menghindari pola pembagian yang dapat memunculkan kesan bahwa seseorang atau kelompok tertentu membawa bantuan atas kepentingan politik.

“Penyerahan bantuan ini dilakukan di kantor-kantor pemerintahan, bukan langsung didistribusikan ke rumah penerimanya,” ujar Yulian.

Ia juga meminta aparat menjaga komunikasi dengan masyarakat selama proses pembagian berlangsung. Dengan komunikasi yang jelas, warga dapat memahami mekanisme dan tujuan program bantuan tersebut.

Daftar Penerima Harus Terbuka

Selanjutnya, Yulian meminta pemerintah kecamatan memasang daftar penerima manfaat di kantor kecamatan. Langkah itu akan membantu masyarakat mengetahui data penerima secara terbuka.

Menurutnya, pemerintah perlu menjelaskan data tersebut karena program bantuan tidak mencakup seluruh masyarakat. Tanpa informasi yang jelas, perbedaan jumlah penerima dapat memunculkan pertanyaan di tengah warga.

Karena itu, keterbukaan data menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Warga pun dapat menyampaikan informasi apabila menemukan persoalan dalam data penerima.

Pemerintah juga dapat menindaklanjuti setiap masukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Sungai Pagu Dapat Kuota 2.822 Penerima

Kecamatan Sungai Pagu memperoleh kuota 2.822 penerima manfaat. Jumlah tersebut menjadi bagian dari total 21.636 penerima manfaat di Kabupaten Solok Selatan.

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan membagikan bantuan secara bertahap di sejumlah wilayah. Sebelumnya, pemerintah juga menyerahkan bantuan di Padang Aro sebagai ibu kota Kabupaten Solok Selatan.

Baca Juga :  11 Keluarga Rasakan Dampak Bedah Rumah Sungai Pagu Solok Selatan, Kolaborasi Kodaeral II Bawa Perubahan

Selanjutnya, pemerintah melanjutkan proses pembagian sesuai jadwal dan data penerima pada masing-masing wilayah.

Bapanas dan Bulog Jalankan Program Pangan

Program bantuan pangan beras ini merupakan program pemerintah pusat yang melibatkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog.

Pemerintah pusat menyasar masyarakat berpendapatan rendah melalui program tersebut. Bantuan beras diharapkan dapat membantu keluarga penerima memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Di tingkat daerah, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan ikut mengawal proses pembagian agar masyarakat menerima bantuan sesuai data yang tersedia.

FAQ

1. Berapa penerima bantuan pangan di Kecamatan Sungai Pagu?

Kecamatan Sungai Pagu memperoleh kuota sebanyak 2.822 penerima manfaat.

2. Berapa total penerima bantuan pangan di Solok Selatan?

Kabupaten Solok Selatan mencatat total 21.636 penerima manfaat.

3. Mengapa Yulian Efi mengingatkan agar bantuan tidak dipolitisasi?

Yulian menyampaikan peringatan tersebut karena pemerintah tengah menjalankan program bantuan pangan bersamaan dengan tahapan Pilwana Serentak 2026.

4. Di mana pemerintah membagikan bantuan pangan?

Yulian meminta jajaran pemerintah menggunakan kantor-kantor pemerintahan sebagai lokasi pembagian agar masyarakat dapat mengawasi proses secara lebih terbuka.

5. Mengapa pemerintah perlu membuka daftar penerima?

Keterbukaan daftar membantu masyarakat mengetahui data penerima dan mengurangi potensi persoalan karena program bantuan tidak mencakup seluruh warga.

6. Siapa yang menjalankan program bantuan pangan beras tersebut?

Pemerintah pusat menjalankan program melalui Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog, sementara pemerintah daerah ikut mengawal proses pembagian di wilayahnya.(Tim)

Berita Terkait

Deru Crosser Guncang Pauh Duo, Trabas HUT TNI AL Buka Peluang UMKM Solok Selatan
Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan Makin Dilirik, Khairunas Buka Ruang Wisata Berbasis Konservasi
CFD Solok Selatan Jadi Panggung Talenta Muda, Khairunas Minta Anak Berani Berkarya
Khairunas Lantik 5 Pejabat Baru Solok Selatan: Bergerak Cepat, Jangan Pasif
Pilwana Solsel Makin Dekat, PAW Bamus dan Logistik Jadi Sorotan Jelang 7 Oktober
APBD Perubahan Solok Selatan 2026 Bertambah Rp88,77 Miliar, Yulian Efi Soroti Kecepatan OPD Jalankan Program
Bukan Sekadar Zakat, UPZ Sekolah Solok Selatan Jadi Jalan Bentuk Karakter Siswa
Khairunas Gerak Cepat Siapkan APBD 2027, OPD Solok Selatan Diminta Jangan Lengah Awasi Program
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:47 WIB

Deru Crosser Guncang Pauh Duo, Trabas HUT TNI AL Buka Peluang UMKM Solok Selatan

Senin, 28 September 2026 - 10:14 WIB

Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan Makin Dilirik, Khairunas Buka Ruang Wisata Berbasis Konservasi

Minggu, 27 September 2026 - 17:30 WIB

Bantuan Beras di Tengah Pilwana Solok Selatan, Yulian Efi: Jangan Jadi Kesempatan Politik

Minggu, 27 September 2026 - 16:41 WIB

CFD Solok Selatan Jadi Panggung Talenta Muda, Khairunas Minta Anak Berani Berkarya

Jumat, 25 September 2026 - 18:14 WIB

Khairunas Lantik 5 Pejabat Baru Solok Selatan: Bergerak Cepat, Jangan Pasif

Berita Terbaru