SUNGAI PENUH – Lima SMP di Sungai Penuh berganti pimpinan
Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh menata kembali lima jabatan kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penataan tersebut mencakup SMP Negeri 1, SMP Negeri 4, SMP Negeri 8, SMP Negeri 10, dan SMP Negeri 13 Sungai Penuh.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto mengatakan, pihaknya menempatkan lima Plt untuk menjalankan roda kepemimpinan di masing-masing sekolah. Mereka akan memimpin sekolah sambil menunggu pemerintah menjalankan proses seleksi kepala sekolah definitif.
Menurut Bovi, Dinas Pendidikan mempertimbangkan beberapa kondisi dalam penataan tersebut. Pertimbangan itu mencakup kepala sekolah yang memasuki masa pensiun, kepala sekolah yang sudah menjalani dua periode, serta mekanisme seleksi yang mengikuti sistem dan petunjuk Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Ada sudah pensiun, sudah dua kali periode serta seleksi melalui sistem dan petunjuk dari Badan Kepegawaian Negara (BKN),” ujar Bovi, Kamis (17/9/2026).
Lima SMP Kini Dipimpin Plt
Selanjutnya, Dinas Pendidikan menempatkan lima nama untuk menjalankan tugas kepala sekolah pada lima SMP Negeri tersebut. Para Plt bertugas menjaga kelancaran kegiatan sekolah sekaligus menjalankan fungsi kepemimpinan sehari-hari.
Berikut daftar lima Plt kepala SMP di Kota Sungai Penuh:
1. SMPN 1 Sungai Penuh: Mela
2. SMPN 4 Sungai Penuh: Ananto Asril
3. SMPN 8 Sungai Penuh: Lamia Dareni
4. SMPN 10 Sungai Penuh: Busrizal
5. SMPN 13 Sungai Penuh: Dedi
Dengan penempatan tersebut, kelima sekolah tetap memiliki pimpinan untuk mengatur kegiatan pendidikan, koordinasi guru, serta pelayanan kepada siswa.
Dinas Pendidikan Siapkan Proses Seleksi
Sementara itu, Dinas Pendidikan mengarahkan proses pengisian jabatan kepala sekolah menuju tahap seleksi. Pemerintah akan menggunakan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan kepegawaian dan petunjuk BKN.
Karena itu, para Plt menjalankan tugas kepemimpinan selama proses tersebut berlangsung. Mereka juga memastikan aktivitas belajar mengajar dan administrasi sekolah tetap berjalan seperti biasa.
Bovi sebelumnya menegaskan bahwa penataan kepala sekolah tidak hanya berkaitan dengan pergantian pejabat. Dinas Pendidikan juga mengikuti mekanisme yang mengatur pengisian jabatan kepala sekolah setelah pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun atau menyelesaikan masa tugasnya.
Menunggu Kepala Sekolah Definitif
Berikutnya, pemerintah akan menentukan kepala sekolah definitif melalui proses seleksi. Mekanisme tersebut menjadi tahapan penting sebelum pemerintah menempatkan pejabat yang akan memimpin masing-masing SMP secara definitif.
Selama proses itu, para Plt menjalankan tugas untuk memastikan pengelolaan sekolah tetap berjalan. Dengan demikian, kegiatan pendidikan di lima SMP tersebut dapat berlangsung tanpa menunggu proses seleksi selesai.
FAQ
Berapa SMP yang mengalami penataan kepala sekolah?
Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh melakukan penataan pada lima SMP Negeri, yakni SMPN 1, SMPN 4, SMPN 8, SMPN 10, dan SMPN 13.
Mengapa Dinas Pendidikan melakukan penataan?
Bovi Handriyanto menyebut beberapa alasan, antara lain kepala sekolah yang memasuki masa pensiun, sudah menjalani dua periode, serta mengikuti mekanisme seleksi berdasarkan sistem dan petunjuk BKN.
Siapa saja Plt kepala SMP yang mendapat tugas?
Mela memimpin SMPN 1, Ananto Asril SMPN 4, Lamia Dareni SMPN 8, Busrizal SMPN 10, dan Dedi SMPN 13 Sungai Penuh.
Kapan kepala sekolah definitif mulai memimpin?
Pemerintah akan menentukan kepala sekolah definitif setelah menjalankan proses seleksi sesuai mekanisme yang berlaku.
Apa tugas Plt selama proses seleksi?
Plt menjalankan kepemimpinan sekolah, mengatur kegiatan pendidikan, melakukan koordinasi internal, dan memastikan pelayanan sekolah tetap berjalan.(Tim)









