12.000 Benih Nila Jadi Harapan Baru Kelompok Kayangan, Azhar Bidik Budidaya Ikan Makin Produktif

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – 12.000 benih nila Kelompok Kayangan Sungai Penuh

 

Usaha budidaya ikan Kelompok Pembudidaya Ikan Kayangan mendapat tambahan modal untuk memperkuat produksi. Sebanyak 12.000 benih ikan nila hitam kini masuk dalam program pengembangan usaha kelompok di Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh.

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah membawa bantuan tersebut kepada kelompok pembudidaya ikan di Taman Aura, Selasa (22/9/2026). Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jambi menyalurkan dukungan itu untuk memperkuat aktivitas budidaya masyarakat.

Tidak hanya benih, pemerintah juga menyiapkan pakan dan perlengkapan pendukung. Dengan dukungan tersebut, Kelompok Pembudidaya Ikan Kayangan memiliki tambahan sarana untuk menjaga pertumbuhan ikan hingga masa panen.

Bantuan Perkuat Modal Budidaya

Paket bantuan mencakup 12.000 ekor benih ikan nila hitam. Kemudian, kelompok memperoleh pakan grower sebanyak 900 kilogram dan pakan benih 200 kilogram.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan dua unit jaring serta vitamin C ikan sebanyak 2 kilogram. Seluruh sarana tersebut dapat membantu kelompok menjaga proses budidaya sejak tahap awal hingga ikan mencapai ukuran panen.

Karena itu, Azhar meminta anggota kelompok memanfaatkan setiap bantuan secara serius. Ia juga mengajak anggota menjaga kekompakan agar usaha budidaya dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perikanan dan Kelautan. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan anggota kelompok,” ujar Azhar Hamzah.

Baca Juga :  Kasus Makan Minum Damkar Sungai Penuh Naik Penyidikan 

Azhar Tekankan Target Produksi

Menurut Azhar, bantuan tersebut harus menjadi titik awal bagi kelompok untuk memperbesar usaha. Oleh sebab itu, anggota perlu memperhatikan kualitas benih, pemberian pakan, kebersihan kolam, serta perawatan ikan secara rutin.

Selain menjaga proses pemeliharaan, kelompok juga perlu membangun kerja sama antar anggota. Langkah itu penting agar setiap tahapan budidaya berjalan teratur dan menghasilkan produksi yang lebih baik.

“Jadikan bantuan ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan usaha budidaya ikan, memperkuat kebersamaan kelompok, dan menghasilkan produksi yang lebih baik ke depannya. Semoga dari 12.000 benih yang kita tebar hari ini, dapat tumbuh menjadi hasil panen yang memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat,” tambahnya.

Dengan pengelolaan yang konsisten, Azhar menilai usaha budidaya ikan dapat memberi manfaat ekonomi bagi anggota kelompok. Bahkan, hasil produksi yang meningkat dapat membuka peluang pengembangan usaha pada periode berikutnya.

Dorong Budidaya Berkelanjutan

Pemerintah Kota Sungai Penuh juga mendorong kelompok pembudidaya agar tidak hanya mengandalkan bantuan pemerintah. Sebaliknya, kelompok perlu menjadikan dukungan tersebut sebagai modal untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Selanjutnya, anggota dapat menghitung kebutuhan pakan, menjaga kualitas air, mencatat perkembangan ikan, serta mengevaluasi hasil panen. Dengan cara tersebut, kelompok memiliki dasar yang lebih kuat untuk menentukan langkah usaha berikutnya.

Baca Juga :  Wako Alfin Minta Tambahan Stok BBM dan LPG 3 Kg

Dukungan pemerintah provinsi juga memperkuat perhatian terhadap sektor perikanan masyarakat di Kota Sungai Penuh. Terlebih lagi, budidaya ikan dapat menjadi salah satu pilihan usaha produktif bagi masyarakat apabila kelompok mampu menjaga produksi secara konsisten.

Pemprov Jambi Hadir untuk Kelompok Pembudidaya

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jambi Asraf, S.Pt., M.Si., turut hadir bersama jajaran dalam kegiatan tersebut.

FAQ

Apa bantuan yang diterima Kelompok Pembudidaya Ikan Kayangan?

Kelompok Kayangan memperoleh 12.000 ekor benih ikan nila hitam, pakan grower 900 kilogram, pakan benih 200 kilogram, dua unit jaring, dan vitamin C ikan sebanyak 2 kilogram.

Siapa yang menyerahkan bantuan kepada kelompok?

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menyerahkan bantuan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Kayangan.

Dari mana sumber bantuan tersebut?

Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jambi menyiapkan bantuan tersebut untuk mendukung usaha budidaya ikan masyarakat.

Di mana kegiatan berlangsung?

Kegiatan berlangsung di Taman Aura, Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, Selasa (22/9/2026).

Apa tujuan bantuan budidaya ikan tersebut?

Pemerintah mendorong kelompok meningkatkan produksi ikan, memperkuat usaha budidaya, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakat.(Tim)

Berita Terkait

Wawako Azhar Hamzah Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Ini Fokus Akses Keuangan Sungai Penuh
Hari Santri 2026 di Sungai Penuh, Hardizal Soroti Peran Santri untuk Masa Depan Bangsa
Hutri Randa Angkat Kedekatan Kerinci–Sungai Penuh, Festival Budaya Kerinci Jadi Momentum Kolaborasi
Asesmen JPT Sungai Penuh Berlanjut November, BKAD hingga Sekwan
8 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Tak Lanjut Kontrak, Bagaimana Nasib 1.513 Lainnya? BKPSDM Buka Suara
Desa Aur Duri Jalani Penilaian Anti Korupsi, Pemkot Sungai Penuh Bidik Perubahan Tata Kelola
Alfin Hadiri HUT ke-27 Tanjab Timur, Ini Harapan Besarnya untuk Kemajuan Daerah
Gelombang Kedua Rotasi Kepala Sekolah di Sungai Penuh, Kadisdik Ungkap Perkembangan Terbaru
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Wawako Azhar Hamzah Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Ini Fokus Akses Keuangan Sungai Penuh

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Hari Santri 2026 di Sungai Penuh, Hardizal Soroti Peran Santri untuk Masa Depan Bangsa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Hutri Randa Angkat Kedekatan Kerinci–Sungai Penuh, Festival Budaya Kerinci Jadi Momentum Kolaborasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:01 WIB

8 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Tak Lanjut Kontrak, Bagaimana Nasib 1.513 Lainnya? BKPSDM Buka Suara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Desa Aur Duri Jalani Penilaian Anti Korupsi, Pemkot Sungai Penuh Bidik Perubahan Tata Kelola

Berita Terbaru