Wakili Provinsi Jambi, Tiga Murid SDN 043/XI Koto Renah Kota Sungai Penuh Bawa Misi Besar di Juara Kelas Indonesia 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Juara Kelas Indonesia 2026 Kota Sungai Penuh

 

Tiga murid SDN 043/XI Koto Renah, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh, mendapat tantangan baru setelah meraih peringkat pertama pada ajang Juara Kelas Indonesia tingkat Provinsi Jambi.

Mereka ialah Nadean Okta Pratama, Nadhifa Ayu Ganita, dan Rahma Zhafira. Ketiganya kini bersiap melanjutkan perjuangan menuju kompetisi Juara Kelas Indonesia 2026 di tingkat yang lebih tinggi.

Kesempatan tersebut sekaligus membuka ruang bagi tiga murid itu untuk mengukur kemampuan akademik. Mereka akan mengasah literasi, numerasi, pemecahan masalah, sekaligus karakter melalui rangkaian kompetisi.

Tiga Murid Koto Renah Melaju ke Level Berikutnya

Perjalanan ketiga murid tersebut tidak berhenti pada tingkat Provinsi Jambi. Mereka akan bergabung dengan peserta dari dua sekolah lainnya untuk membawa nama Jambi dalam kompetisi berikutnya.

Selain SDN 043/XI Koto Renah, SDN 025/XI Desa Gedang Kota Sungai Penuh dan SDN 011/III Muaro Tebo, Kabupaten Tebo, juga mengirimkan wakilnya.

Selanjutnya, para peserta akan menuju BPMP Sumatera Selatan. Di sana, mereka akan menghadapi berbagai materi yang menguji kemampuan akademik dan cara berpikir.

Karena itu, peserta perlu memahami materi secara mendalam. Mereka juga harus mampu membaca persoalan, mengolah informasi, lalu menemukan solusi secara tepat.

Kepala Sekolah Minta Murid Tampil Maksimal

Kepala SDN 043/XI Koto Renah, Haslinda, meminta ketiga murid mengikuti kompetisi dengan serius. Ia juga mendorong mereka untuk menunjukkan kemampuan terbaik pada setiap tahapan.

Selain kemampuan akademik, Haslinda mengingatkan peserta agar menjaga sportivitas. Menurutnya, sikap tersebut penting karena kompetisi tidak hanya mengukur hasil, tetapi juga proses yang peserta jalani.

Haslinda juga meminta ketiga murid menjaga nama baik sekolah dan Kota Sungai Penuh. Untuk itu, mereka perlu menunjukkan kedisiplinan, percaya diri, tanggung jawab, serta semangat selama mengikuti kegiatan.

Baca Juga :  TPG Cair Bulanan, Guru Lebih Tenang dan Makin Fokus Mengajar

Kompetisi Mengasah Literasi dan Numerasi

Juara Kelas Indonesia 2026 memberi kesempatan kepada murid sekolah dasar untuk mengembangkan kemampuan akademik dan karakter.

Dalam kompetisi tersebut, peserta akan menghadapi materi literasi dan numerasi. Mereka perlu memahami informasi, menggunakan penalaran, serta menyelesaikan persoalan berdasarkan pengetahuan yang mereka miliki.

Selain itu, kemampuan pemecahan masalah juga menjadi bagian penting. Peserta harus mampu menganalisis persoalan sebelum menentukan langkah penyelesaian.

Dengan demikian, kompetisi tidak sekadar menguji kemampuan mengingat materi. Peserta juga perlu menggunakan logika, ketelitian, dan kemampuan berpikir dalam menghadapi setiap tantangan.

Karakter Peserta Juga Menjadi Perhatian

Di sisi lain, kompetisi tersebut juga mendorong peserta membangun karakter positif.

Disiplin menjadi salah satu sikap yang perlu mereka tunjukkan. Begitu pula sportivitas, rasa percaya diri, tanggung jawab, dan kemampuan mengikuti aturan selama kompetisi.

Oleh sebab itu, para peserta perlu menjaga keseimbangan antara kemampuan akademik dan sikap. Keduanya menjadi bekal penting ketika mereka menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Dinas Pendidikan Sungai Penuh Beri Dukungan

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh melepas para peserta pada Rabu, 30 September 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh. Setelah acara pelepasan, para peserta melanjutkan persiapan untuk mengikuti rangkaian Juara Kelas Indonesia 2026.

Dukungan tersebut menambah semangat Nadean, Nadhifa, dan Rahma. Kini, mereka membawa nama sekolah sekaligus Kota Sungai Penuh dalam kompetisi yang mempertemukan peserta dari tingkat provinsi.

Bawa Nama Sungai Penuh ke Kompetisi Lebih Tinggi

Bagi ketiga murid SDN 043/XI Koto Renah, kompetisi ini bukan sekadar ajang untuk mengejar prestasi. Mereka juga mendapat kesempatan memperluas pengalaman dan menguji kemampuan bersama peserta dari daerah lain.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Kibarkan Bendera, Ini Pesan Alfin untuk 30 Paskibraka Sungai Penuh

Karena itu, persiapan menjadi bagian penting sebelum mereka mengikuti setiap tahapan. Selain mematangkan kemampuan akademik, mereka perlu menjaga semangat dan kepercayaan diri.

Kini, Nadean Okta Pratama, Nadhifa Ayu Ganita, dan Rahma Zhafira membawa harapan sekolah serta Kota Sungai Penuh. Mereka siap menunjukkan kemampuan terbaik dalam Juara Kelas Indonesia 2026.

FAQ

Siapa saja murid SDN 043/XI Koto Renah yang mengikuti Juara Kelas Indonesia 2026?

Tiga murid tersebut yaitu Nadean Okta Pratama, Nadhifa Ayu Ganita, dan Rahma Zhafira.

Dari mana asal ketiga peserta?

Ketiganya merupakan murid SDN 043/XI Koto Renah, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh.

Apa prestasi yang mereka raih sebelumnya?

Mereka meraih peringkat pertama pada ajang Juara Kelas Indonesia tingkat Provinsi Jambi.

Apa saja kemampuan yang mereka kembangkan?

Mereka mengembangkan kemampuan literasi, numerasi, pemecahan masalah, penalaran, serta karakter.

Sekolah mana saja yang mewakili Provinsi Jambi?

Perwakilan Jambi berasal dari SDN 043/XI Koto Renah dan SDN 025/XI Desa Gedang, Kota Sungai Penuh, serta SDN 011/III Muaro Tebo, Kabupaten Tebo.

Apa pesan Kepala SDN 043/XI Koto Renah?

Haslinda meminta para murid mengikuti kompetisi dengan serius, menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga sportivitas, serta membawa nama baik sekolah dan Kota Sungai Penuh.

Kapan Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh melepas para peserta?

Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh melepas para peserta pada Rabu, 30 September 2026, di Kantor Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh.(*)

Berita Terkait

Wawako Azhar Hamzah Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Ini Fokus Akses Keuangan Sungai Penuh
Hari Santri 2026 di Sungai Penuh, Hardizal Soroti Peran Santri untuk Masa Depan Bangsa
Hutri Randa Angkat Kedekatan Kerinci–Sungai Penuh, Festival Budaya Kerinci Jadi Momentum Kolaborasi
Asesmen JPT Sungai Penuh Berlanjut November, BKAD hingga Sekwan
8 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Tak Lanjut Kontrak, Bagaimana Nasib 1.513 Lainnya? BKPSDM Buka Suara
Desa Aur Duri Jalani Penilaian Anti Korupsi, Pemkot Sungai Penuh Bidik Perubahan Tata Kelola
Alfin Hadiri HUT ke-27 Tanjab Timur, Ini Harapan Besarnya untuk Kemajuan Daerah
Gelombang Kedua Rotasi Kepala Sekolah di Sungai Penuh, Kadisdik Ungkap Perkembangan Terbaru
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Wawako Azhar Hamzah Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Ini Fokus Akses Keuangan Sungai Penuh

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Hari Santri 2026 di Sungai Penuh, Hardizal Soroti Peran Santri untuk Masa Depan Bangsa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Hutri Randa Angkat Kedekatan Kerinci–Sungai Penuh, Festival Budaya Kerinci Jadi Momentum Kolaborasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:01 WIB

8 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Tak Lanjut Kontrak, Bagaimana Nasib 1.513 Lainnya? BKPSDM Buka Suara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Desa Aur Duri Jalani Penilaian Anti Korupsi, Pemkot Sungai Penuh Bidik Perubahan Tata Kelola

Berita Terbaru