JAKARTA – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mendorong penyesuaian tarif transportasi online. Gojek Singapura mulai menaikkan tarif pada 10 April 2026. Namun, tidak semua layanan terdampak.
Gojek mengumumkan kenaikan biaya layanan untuk pengguna. Kebijakan ini berlaku hingga 31 Mei 2026.
Perusahaan mengirim pemberitahuan melalui email kepada pelanggan pada Jumat (3/4/2026). Gojek menyebut lonjakan harga bahan bakar sebagai alasan utama kenaikan tarif.
Gojek tidak mengubah semua layanan. Perusahaan tetap mempertahankan tarif GoTaxi dengan sistem argo.
Gojek menyalurkan seluruh tambahan biaya kepada pengemudi. Langkah ini menjaga pendapatan mitra di tengah kenaikan biaya operasional.
Gojek belum menjelaskan rencana penerapan kebijakan ini di negara lain, termasuk Indonesia.
Selain Gojek, platform lain juga menaikkan tarif. Grab menambah biaya bahan bakar. Tada ikut menerapkan biaya tambahan sementara.
Kenaikan tarif ini menunjukkan tekanan besar dari lonjakan harga BBM terhadap industri transportasi online.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









