SUNGAI PENUH – Menjelang Ramadan, Perum Bulog bersama tim Satgas Pangan menggelar inspeksi mendadak (sidak) Sapu Bersih Harga di Pasar Tanjung Bajure, Sungai Penuh, Sabtu (14/02/2026).
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan Pemerintah Kota Sungai Penuh, Badan Pangan Nasional, perwakilan pangan Jambi, serta Polda Jambi. Tim memastikan pedagang menjual pangan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Tim juga menjaga ketersediaan pasokan di pasar.
Sidak Rutin Jelang Ramadan
Pada dasarnya, pemerintah rutin menggelar sidak menjelang hari besar keagamaan. Oleh karena itu, pemerintah memperketat pengawasan pasar. Langkah ini mencegah penimbunan pangan. Selain itu, langkah ini menekan kenaikan harga yang merugikan masyarakat.
Selanjutnya, tim turun langsung ke pasar. Tim memantau distribusi bahan pangan. Tim juga mengecek ketersediaan stok di tingkat pedagang.
Pantau Harga dan Stok di Tingkat Pedagang
Sementara itu, petugas memeriksa toko beras. Petugas juga mengecek pedagang bawang dan cabai. Tidak hanya itu, petugas mencocokkan harga jual dengan HET. Petugas juga mengecek jumlah stok.
Berdasarkan hasil pemantauan, tim menemukan harga bahan pokok masih stabil. Di sisi lain, tim juga melihat stok pangan masih aman menjelang Ramadan.
Stok Beras Aman Hingga Idulfitri
Di samping pengawasan pasar, Kepala Cabang Bulog Sungai Penuh–Kerinci, Afrinaldi Sinaga, menyampaikan pihaknya terus menjaga pasokan beras. Dengan demikian, Bulog memiliki stok beras yang cukup hingga Idulfitri.
Lebih lanjut, Bulog terus menggelar operasi pasar langsung ke masyarakat. Langkah ini menekan potensi kenaikan harga beras.
Pengawasan Distribusi Terus Diperkuat
Kemudian, Satgas Pangan bersama Bulog mengawasi distribusi pangan di lapangan. Langkah ini sekaligus mencegah praktik permainan harga. Pengawasan ini juga menjaga kelancaran distribusi pangan.
Pada akhirnya, tim pengawas menjaga stabilitas harga pangan. Selain itu, tim memastikan masyarakat membeli pangan dengan harga wajar.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









