SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, turun langsung mengecek pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026). Ia ingin melihat perkembangan proyek sekaligus memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai jadwal.
Alfin menyusuri sejumlah bagian pasar bersama rombongan. Ia melihat progres pekerjaan dari dekat dan berdialog langsung dengan tim pelaksana mengenai pekerjaan yang sudah mereka kerjakan serta tahapan yang masih harus mereka kejar.
Selain mengecek pembangunan fisik, Alfin juga membawa perhatian pada manfaat ekonomi proyek tersebut. Ia meminta tim pelaksana mengutamakan produk lokal yang memenuhi standar agar pembangunan pasar ikut membuka peluang bagi pelaku usaha daerah.
Alfin Pantau Langsung Progres Pasar
Dalam kunjungan itu, Alfin mengecek beberapa titik pembangunan Pasar Sungai Penuh. Ia juga berdiskusi dengan pihak pelaksana untuk mengetahui perkembangan pekerjaan di lapangan.
Menurut Alfin, tim pelaksana perlu menjaga ritme kerja hingga seluruh tahapan proyek selesai. Karena itu, ia meminta pelaksana memperhatikan kualitas sekaligus mengejar target waktu.
” Kita ingin pembangunan pasar ini tidak hanya selesai tepat waktu dan berkualitas, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui penggunaan produk-produk lokal yang tersedia,” ujar Wali Kota.
Alfin menilai pembangunan pasar memiliki dampak yang lebih luas daripada sekadar pembangunan fasilitas perdagangan. Menurutnya, proyek tersebut juga dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat ketika pelaku usaha lokal ikut mengambil peluang.
Dorong Produk Lokal Masuk Proyek
Selanjutnya, Alfin meminta pelaksana memanfaatkan produk lokal sepanjang produk tersebut memenuhi standar dan kebutuhan proyek.
Menurutnya, penggunaan produk lokal dapat memperluas pasar bagi pelaku usaha daerah. Selain itu, langkah tersebut juga dapat membantu menjaga perputaran uang di dalam daerah.
Karena itu, Alfin berharap pihak pelaksana dapat melihat potensi produk lokal yang tersedia di Sungai Penuh. Pemerintah, lanjutnya, ingin pembangunan pasar memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Pelaksana Kejar Target Akhir Oktober
Sementara itu, Manajer Proyek Asep menyampaikan keyakinannya bahwa tim mampu menyelesaikan pembangunan Pasar Sungai Penuh pada akhir Oktober 2026.
Untuk mengejar target tersebut, tim pelaksana akan menambah tenaga kerja. Mereka juga akan mengoptimalkan pekerjaan pada sejumlah bagian proyek yang masih membutuhkan percepatan.
Asep mengatakan tim akan menjaga kualitas pekerjaan meski harus meningkatkan ritme pembangunan. Dengan strategi tersebut, pihaknya optimistis dapat mengejar target tanpa mengabaikan standar pekerjaan.
“Kami optimistis pembangunan Pasar Sungai Penuh dapat selesai pada akhir Oktober 2026 sesuai target,” kata Asep.
Pemkot Kawal Pekerjaan hingga Rampung
Alfin juga meminta jajaran terkait terus memantau perkembangan proyek. Dengan pengawasan rutin, pemerintah dapat mengetahui kendala di lapangan lebih cepat dan mencari solusi bersama pelaksana.
Selain itu, koordinasi antara pemerintah dan tim proyek perlu terus berjalan. Langkah tersebut penting agar setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.
Dalam kunjungan itu, Alfin bersama Sekda Sungai Penuh Alpian, Kepala Dinas PUPR, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindag, serta Edia Putra dari Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jambi Kementerian Pekerjaan Umum.
FAQ
Kapan Wali Kota Alfin mengecek pembangunan Pasar Sungai Penuh?
Wali Kota Sungai Penuh Alfin mengecek pembangunan Pasar Sungai Penuh pada Selasa, 1 September 2026.
Kapan pembangunan Pasar Sungai Penuh selesai?
Manajer Proyek Asep menyampaikan target penyelesaian pembangunan pada akhir Oktober 2026.
Apa fokus Alfin saat meninjau pembangunan pasar?
Alfin mengecek perkembangan pekerjaan, kualitas pembangunan, serta kesiapan tim pelaksana dalam mengejar target waktu.
Mengapa Alfin meminta pelaksana menggunakan produk lokal?
Alfin ingin pembangunan pasar ikut membuka peluang bagi pelaku usaha daerah dan mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Bagaimana pelaksana mengejar target akhir Oktober?
Tim pelaksana akan menambah tenaga kerja dan meningkatkan optimalisasi pekerjaan di lapangan. Mereka tetap menjaga kualitas selama mengejar target.(Tim)









