JAKARTA – PT Astra International Tbk. (ASII) mencatat penurunan laba bersih sepanjang 2025 meski menghadapi tantangan.
Penurunan terjadi karena harga batu bara lebih rendah dibanding tahun sebelumnya dan melemahnya pasar mobil baru.
Presiden Direktur PT Astra International, Djony Bunarto Tjondro, memaparkan laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025.
Ia menyatakan, “Meski laba terkoreksi, grup tetap tangguh karena bisnis-bisnis lain memberikan kontribusi positif.”
Grup membukukan pendapatan bersih sebesar Rp323,39 triliun, turun 1,54% dari Rp328,48 triliun pada 2024.
Sementara itu, grup menurunkan beban pokok pendapatan menjadi Rp251,94 triliun.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









