Potensi Nagari Sumbar Jadi Sorotan, Pemprov Gandeng Deryansha Azhary Dongkrak UMKM

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 November 2026 - 09:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG – Nagari Creative Hub Sumatera Barat

 

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengajak praktisi bisnis dan kreator konten Deryansha Azhary untuk mempercepat pengembangan UMKM berbasis nagari. Melalui kolaborasi ini, Pemprov Sumbar ingin meningkatkan kemampuan pelaku usaha lokal dalam membangun merek, mengembangkan bisnis, dan memperluas pemasaran produk.

Pendiri platform media bisnis dan komunitas Kasisolusi tersebut akan memberikan mentoring kepada para pendamping Nagari Creative Hub (NCH). Ia akan berbagi pengetahuan mengenai branding dan strategi bisnis agar para pendamping mampu membantu UMKM mengembangkan usaha secara lebih terarah.

Langkah ini sekaligus menjawab tantangan pelaku UMKM di berbagai nagari Sumatera Barat. Sebab, banyak pelaku usaha memiliki produk unggulan dan potensi ekonomi yang besar, tetapi masih membutuhkan strategi pemasaran, pengemasan, serta identitas merek yang lebih kuat.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengatakan keterlibatan Deryansha menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas pendampingan UMKM. Ia berharap pengalaman praktisi bisnis tersebut mampu meningkatkan kompetensi para pendamping NCH.

“Kita ingin program NCH ini berjalan lebih optimal, untuk itu kita perlu mentoring dari pakar seperti Deryansha Azhary, terutama untuk urusan branding dan strategi bisnis,” ujar Wagub Vasko dalam Rapat Kerja Teknis Nagari Creative Hub di Aula Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sumbar, Rabu malam (4/11/2026).

Vasko Soroti Potensi Ekonomi dan Budaya Nagari

Vasko mengungkapkan bahwa kunjungannya ke sejumlah nagari di Sumatera Barat memperlihatkan besarnya potensi ekonomi masyarakat. Ia menemukan berbagai produk lokal yang memiliki peluang pasar, tetapi pelaku UMKM masih perlu meningkatkan kualitas pengelolaan usaha dan pemasaran.

Potensi tersebut mencakup berbagai sektor. Mulai dari kuliner, pakaian khas nagari, hingga kekayaan budaya Minangkabau seperti silek, randai, musik tradisional, dan beragam tradisi lokal.

Menurut Vasko, seluruh potensi itu dapat membuka peluang ekonomi jika masyarakat mampu mengembangkan kreativitas dan strategi bisnis secara tepat. Karena itu, ia mendorong para pendamping agar membantu UMKM menemukan keunikan produk sekaligus membangun identitas merek yang kuat.

Baca Juga :  Bukalapak Rugi Rp 425 Miliar di Kuartal I 2026 Meski Pendapatan Tumbuh

Selain meningkatkan kualitas produk, pelaku usaha juga perlu memahami kebutuhan konsumen. Dengan demikian, mereka dapat menyusun strategi pemasaran yang tepat dan menjangkau pasar di luar lingkungan nagari.

“Yang kita bangun bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga sistem, sumber daya manusia, dan pendampingan. Kita ingin nagari memiliki kemampuan untuk berkembang secara mandiri, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Pemprov Sumbar Siapkan 13 Nagari Percontohan NCH

Untuk mempercepat program tersebut, Pemprov Sumbar menyiapkan 13 nagari percontohan sepanjang 2026. Pemerintah ingin menjadikan Nagari Creative Hub sebagai ruang kolaborasi masyarakat dalam mengembangkan kreativitas, menjaga tradisi, bertukar gagasan, dan memasarkan produk unggulan.

Melalui konsep ini, masyarakat dapat menghubungkan potensi budaya dengan peluang bisnis. Dengan begitu, kekayaan lokal tidak hanya menjaga identitas nagari, tetapi juga membuka sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

Di sisi lain, Pemprov Sumbar menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas. Para pendamping NCH perlu menguasai pengetahuan bisnis agar mampu membimbing pelaku UMKM mulai dari pengembangan produk hingga pemasaran.

Kehadiran Deryansha diharapkan dapat memperkuat kemampuan tersebut. Pengalaman praktisnya dalam membangun platform media bisnis dan komunitas Kasisolusi menjadi salah satu modal untuk memperkaya wawasan para pendamping.

Strategi Digital Perluas Pasar Produk Lokal

Selain memperkuat branding dan manajemen usaha, Pemprov Sumbar juga mendorong UMKM memanfaatkan teknologi digital. Media sosial dan platform pemasaran daring dapat membantu pelaku usaha memperkenalkan produk kepada konsumen dari berbagai daerah.

Bahkan, pelaku UMKM dapat memanfaatkan strategi penjualan melalui siaran langsung atau live streaming. Cara ini memungkinkan penjual berinteraksi dengan calon pembeli, menjelaskan keunggulan produk, dan menawarkan barang secara langsung.

Selanjutnya, para pendamping NCH perlu membantu UMKM memahami penggunaan teknologi tersebut. Pendampingan tidak cukup hanya mengenalkan platform digital, tetapi juga perlu mengajarkan strategi membuat konten, membangun komunikasi dengan konsumen, dan meningkatkan kepercayaan pembeli.

Dengan strategi tersebut, pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar untuk memperluas pasar tanpa harus membuka gerai di berbagai wilayah.

Baca Juga :  Pasar Murah Terpadu di Plaza Andalas, Sembako Lebih Murah dan Ada Voucher Baznas

Nagari Creative Hub Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Pemprov Sumbar menargetkan Nagari Creative Hub tumbuh menjadi ekosistem ekonomi kreatif yang menghubungkan masyarakat, pelaku usaha, praktisi bisnis, dan potensi budaya lokal.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah ingin mendorong setiap nagari mengembangkan keunggulan ekonominya secara mandiri. Selain meningkatkan daya saing produk, program ini juga diharapkan membuka peluang usaha dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Vasko menegaskan bahwa keberhasilan NCH tidak hanya bergantung pada pembangunan fasilitas. Pemerintah juga membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten, pendamping yang berkualitas, serta kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai pihak.

“Harapan kita, ini tidak hanya tentang peningkatan daya saing produk lokal tapi ini menjadi ekosistem ekonomi kreatif yang produktif berbasis nagari,” pungkas Vasko.

Rapat Kerja Teknis Nagari Creative Hub tersebut turut dihadiri founder Kasisolusi Deryansha Azhary, Kepala BPSDM Provinsi Sumbar Medi Iswandi, Kepala Dinas PMD Provinsi Sumbar Mahdianur, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Sumbar Rudi Rinaldi, serta para tenaga pendamping NCH.

FAQ

1. Apa tujuan program Nagari Creative Hub di Sumatera Barat?

Nagari Creative Hub bertujuan mengembangkan kreativitas masyarakat, menjaga kelestarian budaya, memperkuat UMKM, dan meningkatkan ekonomi kreatif berbasis potensi nagari.

2. Siapa Deryansha Azhary yang terlibat dalam program NCH?

Deryansha Azhary merupakan pengusaha, kreator konten, sekaligus pendiri Kasisolusi, sebuah platform media bisnis dan komunitas.

3. Apa peran Deryansha Azhary dalam pengembangan UMKM nagari?

Deryansha akan memberikan mentoring kepada para pendamping NCH, terutama mengenai branding, pengembangan usaha, dan strategi bisnis.

4. Berapa nagari percontohan yang disiapkan Pemprov Sumbar pada 2026?

Pemprov Sumbar menyiapkan 13 nagari percontohan untuk mengembangkan konsep Nagari Creative Hub.

5. Bagaimana UMKM nagari memperluas pemasaran produk?

Pelaku UMKM dapat memanfaatkan media sosial, platform perdagangan daring, dan live streaming untuk memperkenalkan produk serta menjangkau konsumen yang lebih luas.

6. Apa manfaat Nagari Creative Hub bagi masyarakat?

Program ini membuka peluang pengembangan usaha, meningkatkan nilai ekonomi produk lokal, menjaga kekayaan budaya, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat nagari.(Tim)

Berita Terkait

Peremajaan Sawit Rakyat Dharmasraya Buka Harapan Baru, Petani Berpeluang Akses Dana Rp103,43 Miliar
Belawan Punya Pesaing? Sumbar Siapkan Teluk Tapang Jadi Pusat Logistik Baru
CPO Bengkulu Tercatat di Sumbar, Pemprov Siapkan Aturan Baru Mulai Desember
648 Ribu Keluarga di Sumbar Kebagian 19.469 Ton Beras, Bantuan Diperpanjang hingga Desember
PCMM Cabang Indonesia Dikukuhkan, Gubernur Mahyeldi Ajak Diaspora Minang Bangun Sumbar
Dana Perantau Minang Capai Rp20 Triliun, Wamendagri Bima Arya Ungkap Peluang Besar untuk Ekonomi Sumbar
260 UMKM Solok Selatan Dapat Suntikan Peralatan, Khairunas Bidik Penguatan Ekonomi Rakyat
Nagari Creative Hub Sungai Duo Dibuka, UMKM Dharmasraya Bidik Pasar Nasional
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:11 WIB

Peremajaan Sawit Rakyat Dharmasraya Buka Harapan Baru, Petani Berpeluang Akses Dana Rp103,43 Miliar

Jumat, 6 November 2026 - 13:24 WIB

Belawan Punya Pesaing? Sumbar Siapkan Teluk Tapang Jadi Pusat Logistik Baru

Jumat, 6 November 2026 - 09:47 WIB

Potensi Nagari Sumbar Jadi Sorotan, Pemprov Gandeng Deryansha Azhary Dongkrak UMKM

Kamis, 5 November 2026 - 11:33 WIB

CPO Bengkulu Tercatat di Sumbar, Pemprov Siapkan Aturan Baru Mulai Desember

Rabu, 4 November 2026 - 10:29 WIB

648 Ribu Keluarga di Sumbar Kebagian 19.469 Ton Beras, Bantuan Diperpanjang hingga Desember

Berita Terbaru