SUNGAI PENUH – pembagian pupuk organik Sungai Penuh
Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, mengajak organisasi petani dan berbagai mitra memperkuat kolaborasi untuk memajukan sektor pertanian. Ia menilai kerja sama lintas lembaga menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Ajakan tersebut ia sampaikan saat menghadiri aksi sosial pembagian pupuk organik kepada petani Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Sabtu (31/10/2026).
Selain membagikan pupuk, kegiatan ini juga menghadirkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara DPD Tani Merdeka Indonesia dan Korwil BGN Kota Sungai Penuh. Kedua agenda tersebut mencerminkan upaya berbagai pihak dalam memperluas dukungan terhadap sektor pertanian.
Azhar Dorong Kerja Sama untuk Kemajuan Petani
Dalam kesempatan itu, Azhar Hamzah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menginisiasi kegiatan sosial tersebut.
Menurutnya, petani membutuhkan dukungan nyata agar mampu meningkatkan hasil usaha tani. Karena itu, pemerintah daerah perlu membangun kerja sama dengan organisasi petani dan berbagai mitra lainnya.
“Pemerintah Kota Sungai Penuh sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pembagian pupuk organik dan terjalinnya kerja sama melalui MoU diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para petani, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan di Kota Sungai Penuh. Ke depan, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, organisasi petani, dan seluruh pihak terkait harus terus kita perkuat demi terwujudnya kesejahteraan petani,” ujar Wawako Azhar.
Ia berharap kegiatan seperti ini terus mendorong kepedulian berbagai pihak terhadap kebutuhan petani. Dengan demikian, sektor pertanian dapat berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Pembagian Pupuk Organik Dukung Produktivitas Pertanian
Pembagian pupuk organik menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut. Para petani dari Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci menerima dukungan ini untuk membantu kebutuhan usaha tani mereka.
Selain memberikan bantuan langsung, kegiatan tersebut juga mengangkat pentingnya perhatian terhadap produktivitas pertanian. Sebab, ketersediaan sarana pendukung turut menentukan kemampuan petani dalam mengembangkan usaha mereka.
Oleh karena itu, Azhar mendorong seluruh pihak untuk terus menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Tani Merdeka Indonesia Jalin Kemitraan dengan Korwil BGN
Agenda lainnya menghadirkan penandatanganan MoU antara DPD Tani Merdeka Indonesia dan Korwil BGN Kota Sungai Penuh.
Melalui kesepakatan tersebut, kedua pihak membuka ruang kerja sama untuk memperkuat koordinasi dan kemitraan. Langkah ini juga diharapkan mendorong kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat, berbagai pihak dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing untuk membantu petani menghadapi tantangan pertanian.
Sejumlah Tokoh dan Pejabat Ikut Hadir
Kegiatan tersebut turut menghadirkan Ketua Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jambi sekaligus Anggota DPD RI, Dr. Hj. Elviana, M.Si.
Selain itu, Wakil Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Kerinci, unsur Forkopimda, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jambi, serta Ketua Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh juga mengikuti kegiatan tersebut.
Hadir pula Kepala BGN Provinsi Jambi, Kepala Dinas PKPP, Kepala Bulog H. Suharman, serta para petani dari Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.
Perkuat Sinergi demi Kesejahteraan Petani
Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap kegiatan sosial dan kerja sama antar lembaga ini mampu mendorong kemajuan sektor pertanian secara berkelanjutan.
Ke depan, kolaborasi pemerintah daerah, organisasi petani, dan mitra terkait perlu terus berkembang. Dengan dukungan tersebut, petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, serta memperbaiki kesejahteraan keluarga mereka.
FAQ
1. Siapa yang menghadiri aksi sosial pembagian pupuk organik?
Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menghadiri kegiatan tersebut bersama Anggota DPD RI Elviana, unsur DPRD, Forkopimda, organisasi petani, dan para petani.
2. Kapan dan di mana kegiatan berlangsung?
Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober, di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh.
3. Siapa penerima pupuk organik?
Petani dari Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci menerima bantuan pupuk organik.
4. Organisasi apa yang menjalin kerja sama melalui MoU?
DPD Tani Merdeka Indonesia menjalin kerja sama melalui penandatanganan MoU dengan Korwil BGN Kota Sungai Penuh.
5. Apa harapan Azhar Hamzah melalui kegiatan tersebut?
Azhar berharap kolaborasi berbagai pihak mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong kesejahteraan petani.(Tim)










