Pelajar Sungai Penuh Unjuk Bakat, FTBI Angkat Bahasa Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 Sungai Penuh.

 

Pelestarian Bahasa Kerinci membutuhkan keterlibatan generasi muda agar warisan budaya daerah tetap bertahan di tengah perkembangan zaman. Salah satu upaya untuk menumbuhkan kecintaan tersebut hadir melalui Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kota Sungai Penuh Tahun 2026.

Festival ini mengajak para pelajar mengembangkan kemampuan berbahasa sekaligus mengenal kekayaan budaya daerah. Melalui berbagai cabang perlombaan, siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mendapat ruang untuk menunjukkan kemampuan serta kreativitas mereka.

Kegiatan tersebut mencapai puncaknya pada Kamis (29/10/2026). Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, menutup langsung FTBI 2026 di SMP Negeri 1 Sungai Penuh. Pada kesempatan itu, ia juga menyerahkan hadiah dan penghargaan kepada para peserta yang meraih juara.

Pelajar SD dan SMP Ikuti Berbagai Perlombaan

FTBI 2026 menghadirkan kompetisi yang mengangkat bahasa dan budaya daerah. Para pelajar dari jenjang SD dan SMP mengikuti berbagai cabang lomba untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menyalurkan kreativitas.

Baca Juga :  PKBM Jadi Senjata Sungai Penuh Tekan Anak Putus Sekolah, Dinas Pendidikan Genjot Mutu dan Tata Kelola

Selain mengejar prestasi, para peserta juga mendapat kesempatan untuk memperdalam pengetahuan tentang bahasa ibu. Dengan demikian, festival ini tidak hanya mendorong semangat berkompetisi, tetapi juga menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas budaya masyarakat Kerinci.

Bovi Handriyanto Sampaikan Apresiasi kepada Peserta

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, mengapresiasi seluruh pelajar yang mengikuti FTBI 2026, terutama peserta yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai cabang perlombaan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada guru pendamping dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Bovi berharap prestasi yang diraih para pemenang dapat memotivasi pelajar lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan mencintai bahasa daerah.

Baca Juga :  Wawako Azhar Hamzah Hadiri Penutupan Festival Budaya Kerinci 2026, Tari Rentak Kudo Kulabu Jadi Sorotan

Menurutnya, keterlibatan siswa, guru, dan lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk mengenal serta menjaga Bahasa Kerinci.

FTBI Dorong Generasi Muda Mencintai Bahasa Kerinci

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola komunikasi, generasi muda perlu menjaga kedekatan dengan bahasa daerah. Sebab, bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga mencerminkan identitas dan kekayaan budaya suatu masyarakat.

Karena itu, pengenalan Bahasa Kerinci perlu mendapat perhatian melalui lingkungan pendidikan. Sekolah dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mempelajari, mengenal, dan membiasakan penggunaan bahasa daerah.

Melalui FTBI, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh itu berharap kecintaan pelajar terhadap Bahasa Kerinci terus tumbuh. Semangat tersebut juga perlu berlanjut di lingkungan keluarga dan masyarakat.

FAQ

1. Apa itu Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI)?

FTBI merupakan kegiatan yang mendorong generasi muda mengenal, mencintai, dan melestarikan bahasa ibu melalui berbagai kegiatan dan perlombaan.

2. Kapan FTBI Kota Sungai Penuh 2026 berakhir?

Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh menggelar penutupan FTBI pada Kamis, 29 Oktober 2026.

3. Di mana kegiatan penutupan berlangsung?

Penutupan FTBI 2026 berlangsung di SMP Negeri 1 Sungai Penuh.

4. Siapa yang menutup FTBI 2026?

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, menutup langsung kegiatan tersebut.

5. Apa tujuan utama FTBI 2026?

Kegiatan ini mendorong kecintaan generasi muda terhadap bahasa dan budaya daerah, khususnya Bahasa Kerinci, sekaligus mengajak pelajar menjaga warisan budaya masyarakat.(Tim)

Berita Terkait

Wako Alfin dan Wawako Azhar Sambangi Pinggir Air, Masjid Baiturrahim Terima Bantuan Rp5 Juta
Wako Alfin Dorong Cassia Coop Perluas Investasi, Ini Pesan untuk Pelaku Usaha
Seragam Gratis dan Beasiswa Jadi Andalan Solok Selatan Cetak Generasi Unggul
Ratusan Siswa Dharmasraya Terima Beasiswa, Ini Sederet Prestasinya
Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Bisa Dilalui, Sistem Buka Tutup
Longsor Sako, Jalur Sungai Penuh–Tapan Lumpuh Total
Hadiri Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ini Pesan Wakil Ketua DPRD Hardizal
Kepala SDN 064 Koto Tuo Mundur Usai Wali Murid Segel Sekolah, Disdik Siapkan Plt
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Wako Alfin dan Wawako Azhar Sambangi Pinggir Air, Masjid Baiturrahim Terima Bantuan Rp5 Juta

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Pelajar Sungai Penuh Unjuk Bakat, FTBI Angkat Bahasa Kerinci

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Wako Alfin Dorong Cassia Coop Perluas Investasi, Ini Pesan untuk Pelaku Usaha

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Seragam Gratis dan Beasiswa Jadi Andalan Solok Selatan Cetak Generasi Unggul

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Ratusan Siswa Dharmasraya Terima Beasiswa, Ini Sederet Prestasinya

Berita Terbaru