Karya Lokal Siap Naik Kelas, Pemkot Sungai Penuh Gandeng Kanwil Kemenkum Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAMBI – Kekayaan intelektual Sungai Penuh

 

Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai membuka langkah lebih luas untuk mengembangkan karya dan inovasi masyarakat menjadi aset yang bernilai ekonomi. Pemerintah tidak hanya ingin mengenalkan kekayaan intelektual, tetapi juga mendorong masyarakat memahami cara menjaga, mengembangkan, dan memanfaatkan karya mereka.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., membawa komitmen tersebut saat menghadiri Sosialisasi Kekayaan Intelektual dan Launching Jambi IP Ecosystem di Swiss-Belhotel Jambi, Kamis (24/9/2026).

Dalam agenda itu, Pemkot Sungai Penuh membangun sinergi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi bersama pemerintah daerah se-Provinsi Jambi. Kerja sama tersebut mengarah pada pengembangan kekayaan intelektual sekaligus peningkatan pemahaman masyarakat mengenai nilai strategis karya dan potensi lokal.

Sungai Penuh Dorong Karya Lokal Naik Kelas

Pemkot Sungai Penuh melihat kekayaan intelektual tidak sekadar berkaitan dengan urusan hukum. Lebih jauh, karya dan inovasi masyarakat dapat menjadi modal untuk menggerakkan ekonomi daerah.

Karena itu, pemerintah mendorong masyarakat mengenali berbagai bentuk kekayaan intelektual yang muncul dari kreativitas dan potensi lokal. Langkah tersebut mencakup karya, inovasi, produk unggulan, hingga potensi lain yang memiliki nilai ekonomi.

Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat dapat mengambil langkah tepat untuk menjaga karya sekaligus mengembangkan potensinya. Pada saat yang sama, pemerintah dapat membantu membuka ruang kolaborasi agar karya lokal mampu bersaing lebih luas.

Alfin Tekankan Peran Pemerintah

Wali Kota Alfin menilai pemerintah memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai kekayaan intelektual. Menurutnya, kepastian hukum dapat mendorong masyarakat untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi yang mereka miliki.

Baca Juga :  Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah

“Perlindungan kekayaan intelektual merupakan bagian penting dalam mendorong inovasi dan memberikan kepastian hukum terhadap karya serta potensi yang dimiliki masyarakat. Pemerintah Kota Sungai Penuh siap memperkuat sinergi dengan Kanwil Kementerian Hukum Jambi dalam pengembangan kekayaan intelektual di daerah,” ujar Wali Kota Alfin.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan arah komitmen Pemkot Sungai Penuh. Pemerintah ingin menghubungkan aspek perlindungan hukum dengan pengembangan ekonomi masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga melihat kekayaan intelektual sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing daerah. Karya lokal yang memiliki identitas dan nilai ekonomi dapat membuka peluang baru bagi masyarakat.

Kerja Sama Jadi Langkah Awal

Komitmen tersebut kemudian berlanjut melalui penandatanganan kerja sama antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi dan pemerintah daerah se-Provinsi Jambi.

Pemkot Sungai Penuh mengikuti agenda tersebut sebagai bentuk sinergi dalam mengembangkan kekayaan intelektual di daerah. Melalui kerja sama itu, pemerintah daerah dapat membangun koordinasi yang lebih erat dengan Kanwil Kementerian Hukum Jambi.

Selanjutnya, sinergi tersebut dapat membantu pemerintah meningkatkan pemahaman masyarakat. Pemerintah juga dapat mendorong masyarakat mengenali potensi kekayaan intelektual sejak tahap awal.

Jambi IP Ecosystem Buka Ruang Kolaborasi

Peluncuran Jambi IP Ecosystem turut memberikan arah baru bagi pengembangan kekayaan intelektual di Provinsi Jambi. Ekosistem tersebut mendorong berbagai pihak untuk membangun kolaborasi dalam mengenali, mengembangkan, dan memanfaatkan kekayaan intelektual.

Bagi Sungai Penuh, peluang tersebut dapat menjadi ruang untuk mengangkat potensi lokal secara lebih terarah. Pemerintah dapat menggandeng pelaku usaha, inovator, komunitas, dan masyarakat untuk mengembangkan karya yang memiliki nilai tambah.

Baca Juga :  Kabar Baik untuk Nasabah: ATM Bank Jambi Kembali Aktif, Meski Baru Satu Mesin

Dengan demikian, kekayaan intelektual tidak berhenti pada urusan administrasi. Sebaliknya, pemerintah dapat mengarahkannya menjadi bagian dari strategi pengembangan ekonomi dan peningkatan daya saing daerah.

Dorong Masyarakat Manfaatkan Potensi Lokal

Ke depan, Pemkot Sungai Penuh perlu memperluas sosialisasi agar masyarakat semakin memahami manfaat kekayaan intelektual. Langkah itu penting karena banyak karya lokal memiliki potensi ekonomi, tetapi masyarakat belum tentu memahami cara mengelolanya.

Karena itu, kolaborasi dengan Kanwil Kementerian Hukum Jambi dapat membantu pemerintah menghadirkan pemahaman yang lebih praktis. Masyarakat tidak hanya mengetahui pentingnya perlindungan karya, tetapi juga memahami peluang pemanfaatannya.

FAQ

Apa tujuan Pemkot Sungai Penuh menjalin kerja sama dengan Kanwil Kementerian Hukum Jambi?

Pemkot Sungai Penuh ingin memperkuat sinergi dalam pengembangan kekayaan intelektual sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai karya dan potensi lokal.

Mengapa kekayaan intelektual penting bagi masyarakat?

Kekayaan intelektual membantu masyarakat menjaga karya dan inovasi sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan nilai ekonomi produk atau kreativitas mereka.

Apa manfaat Jambi IP Ecosystem bagi daerah?

Jambi IP Ecosystem membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, inovator, dan berbagai pihak untuk mengembangkan kekayaan intelektual.

Apa kaitannya dengan ekonomi daerah?

Karya dan inovasi lokal dapat memiliki nilai ekonomi lebih tinggi ketika masyarakat memahami cara mengembangkan dan memanfaatkannya secara tepat.

Apa komitmen Pemkot Sungai Penuh?

Pemkot Sungai Penuh berkomitmen membangun sinergi dengan Kanwil Kementerian Hukum Jambi untuk mendorong pengembangan kekayaan intelektual di daerah.(Tim)

Berita Terkait

Bengkulu Siapkan Galeri Investasi, Warga Kini Punya Ruang Belajar Pasar Modal
Musrenbang Sumur Gedang Buka Arah Baru Pembangunan Desa 2027, Aspirasi Warga Jadi Sorotan
Pasar Beringin Jaya Dikebut, Alfin Minta Strategi Percepatan
NCH Sumbar Jadi Ruang Kreatif Anak Nagari, Budaya Lokal Kini Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi
Temui PT KMH, DPRD Sungai Penuh Soroti Pajak Air dan Sampah
Angkutan Tanah Kampus STKIP Disorot, Jalan Kumun Hilir Rusak dan Berdebu
Transaksi Daerah Makin Digital, Sekda Arry Yuswandi Dorong ETPD Perkuat Tata Kelola Keuangan
Lahan 1 Hektare Jadi Gerakan Pangan, Pemdes Sumur Gedang dan Bhabinkamtibmas Tanam Jagung Tahap Kedua
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:39 WIB

Bengkulu Siapkan Galeri Investasi, Warga Kini Punya Ruang Belajar Pasar Modal

Senin, 28 September 2026 - 10:59 WIB

Musrenbang Sumur Gedang Buka Arah Baru Pembangunan Desa 2027, Aspirasi Warga Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 06:00 WIB

Pasar Beringin Jaya Dikebut, Alfin Minta Strategi Percepatan

Sabtu, 26 September 2026 - 17:44 WIB

NCH Sumbar Jadi Ruang Kreatif Anak Nagari, Budaya Lokal Kini Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi

Sabtu, 26 September 2026 - 10:39 WIB

Temui PT KMH, DPRD Sungai Penuh Soroti Pajak Air dan Sampah

Berita Terbaru