Merger 7 BUMN Logistik Danantara Dimulai, Incar Efisiensi Besar dan Biaya Distribusi Lebih Murah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemerintah mempercepat pembenahan sektor logistik nasional melalui langkah besar yang melibatkan tujuh badan usaha milik negara (BUMN). Lewat Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), pemerintah menyatukan sejumlah perusahaan logistik agar rantai distribusi barang semakin efisien sekaligus mampu menekan biaya logistik yang selama ini masih tergolong tinggi.

Langkah tersebut menjadi salah satu strategi penting untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional. Selain memangkas biaya operasional, pemerintah juga ingin membangun sistem logistik yang terhubung dari pelabuhan, pergudangan, hingga layanan distribusi dalam satu ekosistem bisnis.

Sebagai langkah awal, Danantara bersama tujuh perusahaan menandatangani Shareholders Agreement (SHA) dan Akta Penggabungan pada Selasa, 30 Juni 2026. Penandatanganan itu menandai dimulainya konsolidasi BUMN logistik yang masuk dalam agenda transformasi nasional.

Tujuh Perusahaan Masuk Satu Konsolidasi

Konsolidasi tersebut melibatkan Pelindo Sinergi Lokaseva Multiterminal Indonesia, Pelindo Sinergi Lokaseva Prima Indonesia Logistik, Pos Logistics, Pelni Logistics, PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), PT Varia Usaha Dharma Segara (VUDS), dan Krakatau Integrated Logistics.

Melalui penggabungan ini, Danantara ingin menyatukan kekuatan seluruh perusahaan sehingga setiap entitas dapat saling melengkapi layanan, memperluas jaringan distribusi, dan meningkatkan kapasitas bisnis.

Danantara Fokus Benahi Struktur Logistik Nasional

Senior Director Corporate Strategy PT Danantara Asset Management (DAM), Aurelius Altius Rosimin, menjelaskan bahwa konsolidasi tersebut menjadi tonggak penting dalam pelaksanaan program Konsolidasi BUMN Logistik Nasional.

Baca Juga :  Pimpinan DPR RI Sufmi Dasco Lepas Presiden Prabowo ke Jepang

Menurutnya, Danantara menjalankan transformasi portofolio investasi agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 sekaligus mendukung program Asta Cita pemerintah.

Ia menilai banyak perusahaan logistik BUMN masih menjalankan fungsi yang serupa. Akibatnya, biaya operasional meningkat, koordinasi berjalan kurang efektif, dan efisiensi sulit tercapai. Karena itu, Danantara memilih menyatukan sejumlah entitas agar pengelolaan bisnis menjadi lebih sederhana dan terarah.

Pangkas Duplikasi Layanan

Selanjutnya, Danantara akan menyelaraskan proses bisnis di seluruh perusahaan hasil merger. Langkah ini bertujuan mengurangi duplikasi layanan, mempercepat pengambilan keputusan, serta memanfaatkan aset secara optimal.

Selain itu, perusahaan hasil konsolidasi dapat menikmati skala ekonomi yang lebih besar. Kondisi tersebut membuka peluang untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kualitas layanan kepada pelanggan.

Bangun Ekosistem Logistik Terintegrasi

Danantara juga menargetkan terbentuknya ekosistem logistik nasional yang terhubung dari hulu hingga hilir. Sinergi antarperusahaan diharapkan mampu mempercepat arus distribusi barang, memperluas jangkauan layanan, dan meningkatkan daya saing industri logistik Indonesia.

Di sisi lain, integrasi tersebut memberi peluang bagi perusahaan untuk mengoptimalkan aset, teknologi, dan sumber daya manusia sehingga operasional berjalan lebih efisien.

Dorong Daya Saing Indonesia

Baca Juga :  Hutama Karya Tancap Gas! Laba Rp464 M Lampaui Target 172% di Awal 2026

Pemerintah berharap konsolidasi ini mampu menurunkan biaya logistik nasional yang hingga kini masih berada di atas rata-rata sejumlah negara ASEAN.

Apabila target tersebut tercapai, pelaku usaha dapat menikmati distribusi yang lebih cepat, biaya pengiriman yang lebih rendah, serta rantai pasok yang semakin andal. Pada akhirnya, kondisi itu akan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar domestik maupun internasional.

FAQ

Apa tujuan merger tujuh BUMN logistik?

Merger bertujuan meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi tumpang tindih layanan, memperbesar skala usaha, dan membangun ekosistem logistik nasional yang terintegrasi.

BUMN apa saja yang bergabung?

Pelindo Sinergi Lokaseva Multiterminal Indonesia, Pelindo Sinergi Lokaseva Prima Indonesia Logistik, Pos Logistics, Pelni Logistics, PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), PT Varia Usaha Dharma Segara (VUDS), dan Krakatau Integrated Logistics.

Mengapa Danantara melakukan konsolidasi?

Danantara ingin menyederhanakan struktur bisnis logistik BUMN, meningkatkan efisiensi, serta mendukung target pembangunan nasional hingga 2045.

Apa manfaat merger bagi masyarakat dan pelaku usaha?

Konsolidasi diharapkan menghadirkan layanan logistik yang lebih cepat, biaya distribusi yang lebih rendah, serta rantai pasok yang lebih efisien.

Bagaimana dampaknya bagi ekonomi Indonesia?

Jika berjalan sesuai target, konsolidasi ini akan memperkuat daya saing industri nasional, memperlancar distribusi barang, dan mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.(Tim)

Berita Terkait

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 Juli 2026 Bergerak Beragam, Raja Emas Pangkas Mayoritas Kadar, Siapa Masih Bertahan?
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 Juli 2026, Antam, UBS, dan Galeri 24 Tampil dengan Harga Berbeda
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 15 Juli 2026 Belum Bergerak, Cek Daftar Lengkap per Gram Sebelum Membeli
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 15 Juli 2026 Bikin Bingung Pembeli, Selisih Antam, UBS dan Galeri 24 Makin Terlihat
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 14 Juli 2026 Masih Bertahan, Simak Daftar Lengkap dari 24 hingga 12 Karat
Harga Buyback Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juli 2026 Naik, Galeri 24 Salip Antam dan UBS di Banyak Pecahan
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juli 2026 Bergerak Berbeda, Antam Tembus Rp2,74 Juta per Gram, Mana yang Paling Untung?
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 13 Juli 2026 Berubah, Antam Makin Mahal atau Galeri 24 Lebih Untung?
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 Juli 2026 Bergerak Beragam, Raja Emas Pangkas Mayoritas Kadar, Siapa Masih Bertahan?

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 Juli 2026, Antam, UBS, dan Galeri 24 Tampil dengan Harga Berbeda

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 15 Juli 2026 Belum Bergerak, Cek Daftar Lengkap per Gram Sebelum Membeli

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 15 Juli 2026 Bikin Bingung Pembeli, Selisih Antam, UBS dan Galeri 24 Makin Terlihat

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 14 Juli 2026 Masih Bertahan, Simak Daftar Lengkap dari 24 hingga 12 Karat

Berita Terbaru