Harga Emas Antam 19 April 2026 Sentuh Rp 2,98 Juta, Investor Makin Waspada

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali bergerak pada perdagangan hari ini, Minggu (19/4/2026). Harga emas Antam naik ke level Rp 2.988.000 per gram berdasarkan data resmi Logam Mulia.

Kenaikan ini membuat emas tetap bertahan di level tinggi di tengah fluktuasi pasar global dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Untuk pecahan lain, Antam mematok harga 0,5 gram di Rp 1.544.000. Emas 2 gram dijual Rp 5.916.000. Sementara itu, pecahan 5 gram dilepas Rp 14.025.000.

Baca Juga :  Danantara Pecah Pakem, Aturan Baru Beri Jalan Bentuk Banyak Holding BUMN Sekaligus

Untuk ukuran lebih besar, emas 10 gram dibanderol Rp 27.995.000. Kemudian, emas 25 gram mencapai Rp 69.862.000. Adapun emas 50 gram berada di level Rp 139.645.000, sedangkan emas 100 gram dijual Rp 279.212.000.

Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam bergerak di kisaran Rp 2,6 juta hingga Rp 2,7 juta per gram. Selisih harga jual dan buyback tetap menjadi pertimbangan utama investor emas dalam menentukan strategi pembelian maupun penjualan.

Baca Juga :  Mulai Berlaku: Seller Shopee, TikTok Shop, Tokopedia Wajib Punya NIB, Begini Cara Mengurusnya Gratis dalam 30 Menit

Pelaku pasar terus mencermati arah harga emas global. Faktor inflasi, suku bunga bank sentral Amerika Serikat, serta ketidakpastian geopolitik ikut memengaruhi pergerakan harga logam mulia tersebut.

Emas masih menarik minat investor sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Riau Tancap Gas Saat Ekonomi Global Bergejolak, Industri hingga Sawit Antar Pertumbuhan Tembus 4,89 Persen
Ekspor Tekstil Indonesia Bersiap Melesat, LPEI Bongkar Strategi Tembus Pertumbuhan 4 Persen hingga 2027
Dedi Mulyadi Bongkar Kejanggalan Dana Migas ONWJ, Prabowo Janji Ubah Aturan agar Langsung Masuk Kas Daerah
Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya
Proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari Jadi Penggerak Baru Industri Migas, Produksi Perdana Ditargetkan 2028
Tarif AS untuk Indonesia Belum Pasti, Apindo Ungkap Dampak yang Lebih Berbahaya bagi Industri dan Investasi
Danantara Bersiap Kuasai Ekspor Sawit, POPSI Minta Pemerintah Buka Seluruh Data Sebelum Aturan Berlaku
PHE Tancap Gas Buru Cadangan Migas Baru, Joint Study Melonjak Jadi 12 Blok dan Ekspansi Tembus Malaysia
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ekspor Tekstil Indonesia Bersiap Melesat, LPEI Bongkar Strategi Tembus Pertumbuhan 4 Persen hingga 2027

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:59 WIB

Dedi Mulyadi Bongkar Kejanggalan Dana Migas ONWJ, Prabowo Janji Ubah Aturan agar Langsung Masuk Kas Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 14:34 WIB

Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari Jadi Penggerak Baru Industri Migas, Produksi Perdana Ditargetkan 2028

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:00 WIB

Tarif AS untuk Indonesia Belum Pasti, Apindo Ungkap Dampak yang Lebih Berbahaya bagi Industri dan Investasi

Berita Terbaru