Veda Ega Tembus Lima Besar di Moto3 Ceko Usai Start dari Posisi 20

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan daya juang luar biasa pada Moto3 Ceko 2026. Meski memulai balapan dari posisi ke-20 akibat penalti, pembalap Honda Team Asia itu mampu menyalip banyak rival dan mengakhiri lomba di posisi kelima.

Penampilan tersebut menjadi salah satu sorotan utama di Sirkuit Automotodrom Brno, Minggu (21/6/2026). Di tengah ketatnya persaingan, Veda terus menekan para pesaing sejak lap pertama hingga garis finis.

Sementara itu, pembalap Malaysia, Hakim Danish, berhasil meraih kemenangan setelah memimpin persaingan sengit di kelompok terdepan. Hasil tersebut sekaligus memperkuat posisinya dalam perebutan poin musim ini.

Penalti Tak Menghentikan Perjuangan Veda

Sebelum balapan berlangsung, Veda harus menerima konsekuensi berupa penurunan posisi start. Hukuman itu membuatnya memulai lomba dari urutan ke-20.

Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi semangatnya. Justru sejak lampu start padam, Veda langsung menunjukkan agresivitas dan kepercayaan diri tinggi.

Dalam beberapa tikungan pertama, ia berhasil memangkas banyak posisi. Berkat start yang sangat baik, Veda menutup lap pertama di urutan ke-11.

Di depan, Maximo Quiles memimpin jalannya balapan. Meski demikian, Veda tetap menjaga jarak dengan kelompok teratas dan terus mencari peluang untuk maju.

Naik Posisi Lap Demi Lap

Memasuki lap kedua, Veda kembali memperlihatkan kecepatannya. Ia naik ke posisi kesembilan dan terus membayangi rombongan pembalap depan.

Selanjutnya, pada lap ketiga, pembalap asal Gunungkidul itu kembali menambah satu posisi. Ia berhasil masuk ke urutan ketujuh setelah memanfaatkan celah di tengah persaingan yang sangat rapat.

Selain memiliki kecepatan yang kompetitif, Veda juga menunjukkan keberanian saat menentukan momen menyalip. Kombinasi tersebut membuatnya terus bergerak menuju barisan depan.

Baca Juga :  Kena Penalti di Hungaria, Posisi Veda Ega di Klasemen Moto3 2026 Langsung Melorot

Veda Sempat Masuk Empat Besar

Momentum positif Veda berlanjut pada lap kelima. Pertama, ia melewati Casey O’Gorman dan mengambil posisi keenam.

Tidak lama kemudian, Veda menyalip Hakim Danish untuk merebut posisi kelima. Aksi itu semakin meningkatkan kepercayaan dirinya.

Setelah itu, Veda kembali melancarkan serangan kepada Alvaro Carpe. Manuver tersebut berjalan mulus dan membawanya naik ke posisi keempat.

Pada fase itu, peluang podium terbuka lebar. Veda bahkan mampu bertarung langsung dengan para pembalap yang sejak awal menghuni kelompok terdepan.

Persaingan Memanas Menjelang Finis

Memasuki tiga lap terakhir, tensi balapan meningkat drastis. Enam pembalap terdepan saling beradu kecepatan dan bergantian mencari ruang untuk menyerang.

Karena selisih waktu sangat tipis, setiap tikungan menjadi penentu. Oleh sebab itu, para pembalap harus menjaga konsentrasi sekaligus mempertahankan ritme terbaik.

Saat balapan menyisakan dua lap, Veda kembali menempati posisi keempat. Namun, David Almansa dan Alvaro Carpe segera memberikan tekanan.

Akhirnya, kedua pembalap tersebut berhasil melewati Veda menjelang finis. Meski kehilangan posisi, Veda tetap menjaga kecepatannya hingga bendera finis berkibar.

Ia pun menyelesaikan balapan di posisi kelima. Hasil tersebut terasa istimewa karena ia memulai lomba dari barisan belakang.

Hakim Danish Kunci Kemenangan di Brno

Di sisi lain, Hakim Danish tampil sangat konsisten sepanjang balapan. Pembalap Malaysia itu mampu mengendalikan tekanan dari para rival dan mempertahankan posisinya hingga akhir lomba.

Hakim Danish menuntaskan 16 lap dengan catatan waktu 33 menit 34,264 detik. Berkat hasil tersebut, ia berhasil naik ke podium tertinggi.

Sementara itu, Brian Uriarte dan Maximo Quiles mengisi posisi kedua serta ketiga. David Almansa finis di urutan keempat, sedangkan Veda melengkapi lima besar.

Baca Juga :  Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Podium Perdana Pembalap Indonesia di Moto3 Brazil

Tambahan Poin Penting di Klasemen

Hasil di Brno memberikan tambahan poin berharga bagi Veda Ega. Kini ia mengoleksi 82 poin dan tetap berada di kelompok pembalap papan atas.

Selain itu, Veda masih unggul atas Hakim Danish yang mengumpulkan 73 poin. Persaingan keduanya pun semakin menarik menjelang seri-seri berikutnya.

Di puncak klasemen, Maximo Quiles masih memegang kendali dengan raihan 186 poin. Meski memiliki keunggulan cukup jauh, Quiles tetap harus menjaga konsistensi karena musim masih menyisakan banyak balapan.

Bagi Veda, hasil di Brno menjadi bukti bahwa ia mampu bersaing dengan para pembalap terbaik Moto3. Jika mampu mempertahankan performa seperti ini, peluang untuk kembali merebut podium pada seri berikutnya tetap terbuka.

FAQ

Mengapa Veda Ega memulai balapan dari posisi ke-20?

Panitia menjatuhkan penalti penurunan 12 posisi start kepada Veda sehingga ia harus memulai balapan dari urutan ke-20.

Veda Ega finis di posisi berapa pada Moto3 Ceko 2026?

Veda mengakhiri balapan di posisi kelima setelah menyalip banyak pembalap sejak lap awal.

Siapa pemenang Moto3 Ceko 2026?

Hakim Danish dari Malaysia meraih kemenangan setelah mencatat waktu 33 menit 34,264 detik.

Berapa poin Veda Ega setelah Moto3 Ceko 2026?

Veda mengumpulkan 82 poin dan tetap berada di depan Hakim Danish yang memiliki 73 poin.

Siapa pemimpin klasemen sementara Moto3 2026?

Maximo Quiles memimpin klasemen sementara dengan total 186 poin.

Apa pencapaian terbesar Veda dalam balapan ini?

Veda berhasil naik 15 posisi selama balapan, dari posisi start ke-20 hingga finis di urutan kelima.(Tim)

Berita Terkait

Sirnas B 2026 Sukses di Bengkulu, Target Berikutnya Sirnas A 2027
Jembatan Kabel Mendadak Jadi Lautan Manusia, Ini Semarak Dharmasraya Merah Putih Run 2026
Wako Alfin Turun ke Lapangan, Laga Pemkot Sungai Penuh vs Polres Kerinci Penuh Pesan Sportivitas
Hasil Drawing DCL 2026 Bikin Tegang! Delapan Duel Hidup-Mati Babak 16 Besar Resmi Terbentuk
John Herdman Bongkar Alasan Thom Haye Jadi Kunci Timnas Indonesia, Vietnam Wajib Waspada di Piala AFF 2026
Timnas Indonesia vs Timor Leste Piala AFF 2026: Garuda Mengamuk dalam 7 Menit, Menang Telak 3-0
Babak Penyisihan DCL 2026 Resmi Tuntas, Pemkab Dharmasraya Siapkan Babak Gugur dengan Evaluasi Besar
Drama Zona 7 DCL 2026! Kurnia Koto Salak Singkirkan Bonjol, Daftar 16 Besar Akhirnya Lengkap
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Jembatan Kabel Mendadak Jadi Lautan Manusia, Ini Semarak Dharmasraya Merah Putih Run 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Wako Alfin Turun ke Lapangan, Laga Pemkot Sungai Penuh vs Polres Kerinci Penuh Pesan Sportivitas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Hasil Drawing DCL 2026 Bikin Tegang! Delapan Duel Hidup-Mati Babak 16 Besar Resmi Terbentuk

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:00 WIB

John Herdman Bongkar Alasan Thom Haye Jadi Kunci Timnas Indonesia, Vietnam Wajib Waspada di Piala AFF 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:24 WIB

Timnas Indonesia vs Timor Leste Piala AFF 2026: Garuda Mengamuk dalam 7 Menit, Menang Telak 3-0

Berita Terbaru