Izin BPR Sungai Rumbai Dicabut, LPS Proses Klaim Simpanan Nasabah hingga Agustus 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DHARMASRAYA – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) segera memproses pembayaran klaim penjaminan simpanan dan likuidasi Bank Perekonomian Rakyat Sungai Rumbai, Dharmasraya setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha bank tersebut per 7 April 2026.

LPS menegaskan komitmen untuk memastikan seluruh simpanan nasabah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Saat ini, LPS melakukan rekonsiliasi dan verifikasi data simpanan nasabah untuk menentukan dana yang layak bayar.

Baca Juga :  Road to Police Woman Run 2026 Dharmasraya Pecah, Ribuan Warga Serbu Sungai Dareh

LPS menargetkan proses verifikasi selesai dalam 90 hari kerja atau hingga 20 Agustus 2026. Setelah itu, LPS mencairkan klaim simpanan nasabah secara bertahap dengan menggunakan dana dari kas LPS.

Proses klaim dan likuidasi berjalan bertahap

LPS mengimbau nasabah untuk memantau status simpanan melalui pengumuman di kantor BPR Sungai Rumbai atau melalui situs resmi www.lps.go.id. Sementara itu, debitur tetap melunasi kewajiban pinjaman melalui Tim Likuidasi LPS di kantor BPR setempat.

Baca Juga :  Silokek Menuju UNESCO Global Geopark, Mahyeldi Ungkap 5 Fokus Utama

Direktur Group Kesekretariatan LPS, Damaiyanti Sakti, meminta nasabah tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang berpotensi menghambat proses likuidasi.

“Nasabah juga jangan mempercayai pihak yang menjanjikan bantuan pengurusan klaim dengan imbalan tertentu,” ujarnya.

LPS menegaskan seluruh proses berjalan sesuai aturan. LPS menjalankan langkah ini untuk melindungi kepentingan nasabah dan menjaga stabilitas sistem keuangan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahyeldi Bidik Ekonomi Sumbar 7,3 Persen, Gerbang Barat Indonesia Jadi Andalan
Mahyeldi Ungkap Kekuatan Besar Sumatera di IMT-GT, Targetnya Bukan Sekadar Kerja Sama
Ekspor Kopi Robusta Bengkulu ke Italia Tembus 19,2 Ton, Pasar Eropa Mulai Terbuka
Dari Stan AOE 2026, Yulian Efi Pacu Produk Solok Selatan Buru Pasar Nasional
SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler
Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha
PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:59 WIB

Mahyeldi Ungkap Kekuatan Besar Sumatera di IMT-GT, Targetnya Bukan Sekadar Kerja Sama

Selasa, 8 September 2026 - 08:00 WIB

Ekspor Kopi Robusta Bengkulu ke Italia Tembus 19,2 Ton, Pasar Eropa Mulai Terbuka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Dari Stan AOE 2026, Yulian Efi Pacu Produk Solok Selatan Buru Pasar Nasional

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terbaru