JAKARTA –
Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara. Salah satunya adalah Wakil Menteri Keuangan, yang kini dijabat Juda Agung. Sebelumnya, Thomas Djiwandono memegang posisi ini sebelum pindah menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Juda Agung, Sosok Berpengalaman di Dunia Ekonomi
Juda Agung bukan sosok baru dalam dunia kebijakan ekonomi dan moneter nasional. Ia lahir di Pontianak pada 6 Agustus 1964. Ia memulai pendidikan tingginya di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan mengambil studi Teknologi Pertanian.
Karena ketertarikan pada ekonomi, Juda melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Ia menempuh Master Bisnis dan Keuangan di University of Birmingham, Inggris, pada 1995, lalu menyelesaikan gelar Doktor di bidang Ekonomi pada 1999.
Karier Profesional yang Dimulai di Bank Indonesia
Juda meniti karier profesional secara paralel dengan pendidikannya. Ia bekerja di Bank Indonesia sejak 1992 sebagai staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter. Selama periode itu, ia bertugas di Kantor Perwakilan BI di London hingga 1999.
Setelah kembali ke Indonesia, Juda menjabat peneliti ekonomi junior (1999-2002). Kemudian, ia naik menjadi peneliti ekonomi (2002-2003) di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI.
Naik ke Posisi Strategis dan Menguatkan Pengalaman Internasional
Seiring waktu, Juda menempati posisi strategis. Ia menjabat analis senior dan kemudian Kepala Bagian di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter (2006-2008).
Pada periode itu, Juda menjalani penugasan di International Monetary Fund (IMF). Pengalaman ini memperluas wawasan internasionalnya di bidang kebijakan moneter dan ekonomi global.
Harapan di Kabinet Merah Putih
Pemerintah menilai pengalaman luas Juda di tingkat nasional dan internasional sebagai aset penting. Dengan kehadirannya, pemerintah berharap ia dapat memperkuat kebijakan fiskal dan moneter. Langkah ini juga bertujuan mendukung pembangunan ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan.