BPD Sungai Penuh Perkuat Pengawasan Dana Desa, Regulasi Terbaru Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH – pengawasan Dana Desa BPD Sungai Penuh

 

Ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kota Sungai Penuh memperkuat kemampuan mereka dalam mengawasi pembangunan dan pengelolaan Dana Desa melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) di Kota Jambi.

Kegiatan tersebut mendorong anggota BPD untuk memahami lebih dalam fungsi pengawasan, tata kelola pembangunan, serta pengelolaan keuangan desa. Terlebih lagi, pemerintah terus memperbarui sejumlah regulasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan desa.

Lembaga Pelatihan Indonesia (Lapin) menggelar Bimtek selama empat hari, mulai 23 hingga 26 September 2026, di Grand Hotel Kota Jambi. Panitia mengangkat tema “Fungsi dan Tugas Badan Permusyawaratan Desa dalam Pengawasan Pembangunan dan Pengelolaan Dana Desa.”

BPD Perlu Mengikuti Perubahan Regulasi

Pembina Lembaga Pelatihan Indonesia, Said Fariq, menilai aparatur pemerintahan perlu terus meningkatkan kompetensi. Menurutnya, perubahan regulasi menuntut aparatur untuk selalu memperbarui pengetahuan.

Selain itu, Said menekankan pentingnya memahami konsep efisiensi dalam pengelolaan anggaran. Ia menjelaskan bahwa efisiensi tidak selalu berarti mengurangi anggaran.

Sebaliknya, pemerintah perlu menggunakan anggaran secara tepat sasaran agar setiap program memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat.

“Maka dari itu, Aparatur Pemerintah termasuk Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa perlu terus meningkatkan Kompetensi, termasuk BIMTEK Badan Permusyawaratan Desa ini,” ujarnya.

Menurut Said, BPD juga memegang peran penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Karena itu, anggota BPD perlu memahami aturan sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara tepat.

Pengawasan Dana Desa Jadi Fokus

Said menambahkan, peningkatan kapasitas BPD dapat membantu pemerintah memperkuat sistem pemerintahan dari tingkat desa. Dengan pemahaman yang memadai, BPD dapat menjalankan fungsi pengawasan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.

Baca Juga :  Alfin Buka Arah Perubahan APBD Sungai Penuh 2026, Anggaran Diminta Lebih Responsif

Selain itu, kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi peserta untuk memperkuat pemahaman mengenai tugas BPD dalam mengawal pembangunan dan pengelolaan keuangan desa.

“Kami berharap kegiatan Peningkatan Kompetensi ini dapat diikuti dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi Aparatur Pemerintah Desa dan BPD,” harapnya.

Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai regulasi, tetapi juga dapat menerapkannya ketika menjalankan tugas di masing-masing desa.

Pemkot Sungai Penuh Dorong Peningkatan Kapasitas BPD

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Sungai Penuh, Zetriadi Delfi, menjelaskan alasan pemerintah daerah mendukung kegiatan tersebut.

Zetriadi mengatakan BPD se-Kota Sungai Penuh mengajukan permohonan atau nota dinas melalui perwakilan dari delapan kecamatan. Pemerintah daerah kemudian mendukung pelaksanaan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan, kapasitas, dan kompetensi anggota BPD.

Menurutnya, peningkatan kapasitas tersebut penting karena regulasi tentang desa terus mengalami pembaruan.

“Karena bagi kami hal ini penting mengingat regulasi terkait Desa terus mengalami Pembaruan dan Perubahan sebagai Pengawas Pembangunan dan Pengelolaan Keuangan Desa, BPD dinilai perlu memahami Aturan yang berlaku termasuk Regulasi terbaru dan berharap bisa diikuti dan difahami semua peserta,” tutupnya.

Pembukaan Hadirkan Sejumlah Pejabat

Panitia melaksanakan pembukaan kegiatan pada Kamis, 24 September 2026. Sejumlah pejabat dan tamu undangan turut menghadiri agenda tersebut.

Mereka antara lain Kepala BPSDM Provinsi Jambi, Pembina Lembaga Pelatihan Indonesia, Kepala DPMD Kota Sungai Penuh, panitia, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Baca Juga :  PPNI Sungai Penuh Punya Pengurus Baru, Wako Alfin Minta Perawat Terus Tingkatkan Kompetensi

Selanjutnya, peserta mengikuti rangkaian materi mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai setiap hari. Panitia menjadwalkan kegiatan berlangsung sampai 26 September 2026 di Grand Hotel Kota Jambi.

BPD Diharapkan Makin Cakap Mengawasi Desa

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap anggota BPD semakin memahami batas tugas, fungsi pengawasan, serta regulasi yang mengatur pemerintahan desa.

Di sisi lain, pemahaman yang lebih kuat dapat membantu BPD menjalankan fungsi pengawasan secara profesional. BPD juga dapat membangun koordinasi yang lebih baik dengan pemerintah desa ketika mengawal pembangunan dan pengelolaan keuangan.

FAQ

Apa tujuan Bimtek BPD se-Kota Sungai Penuh?

Bimtek bertujuan meningkatkan pengetahuan, kapasitas, dan kompetensi anggota BPD dalam menjalankan fungsi dan tugas pengawasan pembangunan serta pengelolaan Dana Desa.

Siapa yang mengikuti kegiatan tersebut?

Ratusan anggota BPD dari desa-desa di wilayah Kota Sungai Penuh mengikuti kegiatan tersebut.

Kapan Bimtek berlangsung?

Panitia menjadwalkan kegiatan selama empat hari, mulai 23 hingga 26 September 2026.

Di mana Bimtek berlangsung?

Panitia melaksanakan kegiatan di Grand Hotel Kota Jambi.

Apa tema Bimtek BPD?

Kegiatan mengangkat tema “Fungsi dan Tugas Badan Permusyawaratan Desa dalam Pengawasan Pembangunan dan Pengelolaan Dana Desa.”

Mengapa BPD perlu memahami regulasi terbaru?

Regulasi pemerintahan desa dan pengelolaan keuangan desa terus mengalami perubahan. Karena itu, anggota BPD perlu memperbarui pemahaman agar dapat menjalankan fungsi pengawasan sesuai ketentuan.(Tim)

Berita Terkait

Musrenbang Sumur Gedang Buka Arah Baru Pembangunan Desa 2027, Aspirasi Warga Jadi Sorotan
Pasar Beringin Jaya Dikebut, Alfin Minta Strategi Percepatan
Temui PT KMH, DPRD Sungai Penuh Soroti Pajak Air dan Sampah
Angkutan Tanah Kampus STKIP Disorot, Jalan Kumun Hilir Rusak dan Berdebu
Lahan 1 Hektare Jadi Gerakan Pangan, Pemdes Sumur Gedang dan Bhabinkamtibmas Tanam Jagung Tahap Kedua
Fajran Dorong BPD Perkuat Pengawasan Dana Desa
Karya Lokal Siap Naik Kelas, Pemkot Sungai Penuh Gandeng Kanwil Kemenkum Jambi
Sungai Penuh Punya Cara Jaga Anak dari Stunting, Capaian Imunisasi Jadi Sorotan Bappenas
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:59 WIB

Musrenbang Sumur Gedang Buka Arah Baru Pembangunan Desa 2027, Aspirasi Warga Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 06:00 WIB

Pasar Beringin Jaya Dikebut, Alfin Minta Strategi Percepatan

Sabtu, 26 September 2026 - 10:39 WIB

Temui PT KMH, DPRD Sungai Penuh Soroti Pajak Air dan Sampah

Sabtu, 26 September 2026 - 08:59 WIB

Angkutan Tanah Kampus STKIP Disorot, Jalan Kumun Hilir Rusak dan Berdebu

Jumat, 25 September 2026 - 11:30 WIB

Lahan 1 Hektare Jadi Gerakan Pangan, Pemdes Sumur Gedang dan Bhabinkamtibmas Tanam Jagung Tahap Kedua

Berita Terbaru