BENGKULU – Belanja daerah Bengkulu BPK
Pemerintah Provinsi Bengkulu mengambil langkah memperkuat pengawasan penggunaan anggaran daerah melalui pemeriksaan pendahuluan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bengkulu. Pemeriksaan ini menyasar kepatuhan pengelolaan belanja modal serta belanja barang dan jasa tahun 2026.
Momentum tersebut sekaligus membuka ruang bagi Pemprov Bengkulu untuk mengevaluasi pengelolaan anggaran pada setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Karena itu, pemerintah daerah meminta seluruh OPD menyiapkan data secara terbuka dan memastikan setiap dokumen mendukung proses pemeriksaan.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengarahkan seluruh kepala OPD agar ikut menyukseskan pemeriksaan tersebut. Ia menyampaikan arahan itu saat menghadiri Entry Meeting bersama BPK Perwakilan Provinsi Bengkulu di Ruang Rapat Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (21/9).
Herwan Minta OPD Buka Data
Herwan menilai pemeriksaan pendahuluan memiliki peran penting dalam mengevaluasi pengelolaan belanja pemerintah daerah. Menurutnya, proses tersebut dapat membantu Pemprov Bengkulu menemukan bagian yang masih membutuhkan pembenahan.
Oleh sebab itu, ia meminta seluruh OPD memberikan dukungan secara maksimal. Setiap perangkat daerah perlu menyiapkan data dan dokumen yang tim BPK perlukan.
“Untuk seluruh Bapak dan Ibu Kepala OPD, saya selaku Sekda menyampaikan bahwa pemeriksaan pendahuluan ini sangat penting bagi kita. Tujuannya untuk mengidentifikasi apa saja yang harus kita lakukan dalam mengelola belanja modal serta belanja barang dan jasa agar sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada,” ujar Herwan.
Pemeriksaan Fokus pada Belanja Daerah
Pemeriksaan pendahuluan BPK mencakup pengelolaan belanja modal serta belanja barang dan jasa tahun 2026. Pemprov Bengkulu melihat pemeriksaan tersebut sebagai kesempatan untuk memastikan setiap OPD menjalankan pengelolaan anggaran sesuai ketentuan.
Selain itu, pemerintah daerah ingin menggunakan proses pemeriksaan sebagai bahan evaluasi. Dengan langkah tersebut, OPD dapat memperbaiki tata kelola apabila menemukan persoalan dalam pelaksanaan maupun administrasi belanja.
Herwan juga menegaskan komitmen Pemprov Bengkulu untuk membangun sinergi dengan BPK. Ia meminta jajaran pemerintah daerah mengikuti setiap tahapan pemeriksaan secara terbuka.
Data Lengkap Bantu Pemeriksaan
Selanjutnya, Herwan mengingatkan OPD agar tidak menunda penyiapan data. Menurutnya, tim pemeriksa membutuhkan informasi yang lengkap untuk mencocokkan dokumen dengan kondisi pengelolaan anggaran di lapangan.
Karena itu, setiap kepala OPD perlu memastikan jajaran mereka menyiapkan dokumen secara tertib. Langkah tersebut juga dapat mempercepat proses sinkronisasi antara data pemerintah daerah dan kebutuhan pemeriksaan BPK.
“Data harus terbuka dan disiapkan dengan baik, sehingga proses sinkronisasi dan pemeriksaan dapat dilakukan secara tepat,” tegasnya.
Sinergi Pemprov Bengkulu dan BPK
Pemprov Bengkulu akan terus mendukung proses pemeriksaan BPK. Herwan menilai komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan tim pemeriksa dapat membantu proses berjalan secara efektif.
Lebih jauh, ia berharap pemeriksaan tersebut tidak berhenti pada pencocokan dokumen. Pemprov Bengkulu juga ingin memanfaatkan hasil evaluasi untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah.
Dalam Entry Meeting itu, Herwan Antoni hadir bersama Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Bengkulu Nandar Munadi dan Plt. Inspektur Inspektorat Provinsi Bengkulu R.A. Denni. Seluruh kepala dinas dan kepala badan di lingkungan Pemprov Bengkulu juga mengikuti kegiatan tersebut.
Pemprov Bengkulu Dorong Tata Kelola Lebih Tertib
Dengan pemeriksaan pendahuluan ini, Pemprov Bengkulu memiliki ruang untuk melihat kembali pelaksanaan belanja daerah sepanjang 2026. Pemerintah daerah juga dapat memperkuat koordinasi antar-OPD agar pengelolaan anggaran berjalan lebih tertib.
Sementara itu, Herwan kembali menekankan pentingnya keterbukaan informasi. Ia meminta seluruh OPD memberikan data sesuai kondisi sebenarnya agar tim pemeriksa memperoleh gambaran yang akurat.
FAQ
Apa yang diperiksa BPK di Pemprov Bengkulu?
BPK memeriksa kepatuhan pengelolaan belanja modal serta belanja barang dan jasa tahun 2026.
Apa arahan Sekda Bengkulu kepada OPD?
Herwan Antoni meminta seluruh OPD mendukung pemeriksaan dan menyiapkan data serta dokumen yang tim BPK perlukan.
Mengapa Pemprov Bengkulu mendukung pemeriksaan BPK?
Pemeriksaan dapat membantu pemerintah daerah menemukan bagian pengelolaan belanja yang perlu diperbaiki.
Apa pentingnya keterbukaan data dalam pemeriksaan?
Data yang lengkap dan sesuai kondisi sebenarnya membantu tim BPK melakukan sinkronisasi serta pemeriksaan secara tepat.
Apa manfaat pemeriksaan bagi tata kelola keuangan daerah?
Pemprov Bengkulu dapat menggunakan hasil evaluasi untuk memperbaiki pengelolaan belanja dan memperkuat kepatuhan terhadap aturan.(Tim)









