Usai Balapan di Eropa, Veda Ega Pratama Pulang Kampung dan Nikmati Soto

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pebalap Moto3 asal Indonesia, Veda Ega Pratama, akhirnya kembali menginjakkan tanah air setelah menjalani masa panjang di Eropa. Kepulangan rider muda asal Gunungkidul, Yogyakarta, ini langsung membawa cerita sederhana namun penuh makna, yaitu menikmati kuliner khas Indonesia yang lama ia rindukan, terutama soto hangat yang langsung mengingatkannya pada rumah.

Kehidupan sebagai atlet balap internasional membuat Veda harus meninggalkan Indonesia sejak usia muda. Ia menetap di Eropa untuk menjalani kompetisi Moto3 bersama Honda Team Asia. Jarak, cuaca dingin, dan pola hidup baru membuatnya harus beradaptasi cepat tanpa kehilangan identitas sebagai anak daerah.

Adaptasi Ketat di Eropa, Veda Jalani Hidup Mandiri

Sejak 2024, Veda mulai tinggal di Spanyol dan menjalani rutinitas balap yang padat. Ia menghadapi perubahan besar, mulai dari bahasa, lingkungan, hingga menu makanan sehari-hari. Meski begitu, ia tetap berusaha menjaga kenyamanan dengan membangun kebiasaan baru yang lebih mandiri.

Dalam keseharian, ia tinggal di apartemen bersama sesama pembalap Indonesia, termasuk Mario Aji. Kondisi ini membuatnya lebih mudah beradaptasi, sekaligus tetap menjaga kedekatan dengan budaya Indonesia di tengah jadwal balapan Eropa yang padat.

Di paddock Moto3, tim Honda Team Asia menyediakan berbagai makanan khas Eropa untuk para pembalap. Menu seperti pasta, steak, dan salad menjadi konsumsi harian yang mendukung kebutuhan nutrisi atlet. Namun, Veda tetap memilih memasak sendiri saat berada di apartemen agar lebih fleksibel.

Ia juga sering bereksperimen di dapur kecilnya. Ia pernah menggiling daging sendiri untuk membuat bakso hingga mencoba memasak opor. Kebiasaan ini menunjukkan bahwa ia tetap mempertahankan cita rasa Indonesia meski hidup jauh dari rumah.

Baca Juga :  AFKAB Bungo U-19 Juara Turnamen Kota Jambi, Andre Raih Best Player

Soto Jadi Obat Rindu Paling Sederhana

Saat kembali ke Indonesia, Veda langsung mencari momen untuk menikmati makanan favoritnya. Ia mengaku bahwa makanan berkuah hangat selalu menjadi pilihan utama ketika rindu kampung halaman muncul.

“Senang udah bisa balik, udah bisa ngerasain masakan Indonesia lagi. Kemarin makan soto, ya senang,” ungkap Veda kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Momen sederhana itu memberikan dampak besar bagi dirinya. Setelah berbulan-bulan tinggal di lingkungan yang berbeda, rasa hangat dari soto seolah mengembalikan energi dan semangatnya sebagai atlet muda yang terus berkembang di kancah dunia.

Ia juga menyebut beberapa makanan lain yang selalu ia cari saat berada di luar negeri. “Kayak bakso, soto, dan mungkin mie kuah. Gudeg juga salah satu yang saya sukai, cuma nggak pengin banget,” ungkap Veda.

Hidup Atlet Muda: Disiplin Tinggi dan Kebebasan Terukur

Meski menjalani jadwal ketat sebagai pembalap Moto3, Veda tetap mendapatkan ruang untuk mengatur pola makan sendiri. Ia hanya perlu menjaga keseimbangan nutrisi tanpa aturan yang terlalu mengikat dari tim.

“Tapi sekarang sudah mulai terbiasa karena sudah dua tahun setengah di Spanyol,” bilang Veda.

Kebiasaan ini membuatnya belajar disiplin sejak dini. Ia memahami bahwa performa di lintasan sangat bergantung pada gaya hidup di luar balapan, termasuk pola makan, istirahat, dan kondisi mental.

Baca Juga :  Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Siapa Jadi Juara?

Perjalanan Karier yang Semakin Menanjak

Veda Ega Pratama bukan nama baru di dunia balap motor Asia. Ia merupakan putra dari mantan pebalap Sudarmono yang juga menjadi mentornya sejak kecil. Dukungan keluarga membuatnya tumbuh dengan fondasi balap yang kuat.

Sebelum naik ke Moto3, Veda lebih dulu mencuri perhatian di Asia Talent Cup 2023. Ia kemudian melanjutkan karier ke Red Bull Rookies Cup dan berhasil finis sebagai runner-up pada musim 2025.

Prestasinya terus meningkat hingga akhirnya ia mencatat sejarah sebagai salah satu pebalap Indonesia yang mampu bersaing di level Moto3 dan meraih podium. Perjalanan ini menunjukkan konsistensi dan kerja keras yang ia bangun sejak usia muda.

FAQ

1. Siapa Veda Ega Pratama?

Veda merupakan pebalap muda Indonesia yang saat ini turun di ajang Moto3 bersama Honda Team Asia.

2. Dari mana asal Veda?

Ia berasal dari Gunungkidul, Yogyakarta.

3. Apa makanan favorit Veda saat pulang ke Indonesia?

Ia paling merindukan makanan berkuah seperti soto, bakso, dan mie kuah.

4. Di mana Veda tinggal saat balapan di Eropa?

Ia menetap di Spanyol sejak 2024 bersama sesama pembalap Indonesia.

5. Apa pencapaian terbesar Veda sejauh ini?

Ia berhasil menjadi runner-up Red Bull Rookies Cup 2025 dan mencatat sejarah sebagai pebalap Indonesia yang naik podium di Moto3.(Tim)

Berita Terkait

48 Medali Dibawa Pulang Atlet Sungai Penuh, Wako Alfin Siapkan Beasiswa dan Penghargaan
Bukan Sekadar Seremoni, Haornas 2026 Ajak Warga Solok Selatan Lebih Aktif Bergerak
PGRI CUP I Sungai Penuh Berakhir, IAIN Kerinci Sabet Piala Wali Kota
Sirnas B 2026 Sukses di Bengkulu, Target Berikutnya Sirnas A 2027
Jembatan Kabel Mendadak Jadi Lautan Manusia, Ini Semarak Dharmasraya Merah Putih Run 2026
Wako Alfin Turun ke Lapangan, Laga Pemkot Sungai Penuh vs Polres Kerinci Penuh Pesan Sportivitas
Hasil Drawing DCL 2026 Bikin Tegang! Delapan Duel Hidup-Mati Babak 16 Besar Resmi Terbentuk
John Herdman Bongkar Alasan Thom Haye Jadi Kunci Timnas Indonesia, Vietnam Wajib Waspada di Piala AFF 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:00 WIB

48 Medali Dibawa Pulang Atlet Sungai Penuh, Wako Alfin Siapkan Beasiswa dan Penghargaan

Rabu, 9 September 2026 - 10:47 WIB

Bukan Sekadar Seremoni, Haornas 2026 Ajak Warga Solok Selatan Lebih Aktif Bergerak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:14 WIB

PGRI CUP I Sungai Penuh Berakhir, IAIN Kerinci Sabet Piala Wali Kota

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Sirnas B 2026 Sukses di Bengkulu, Target Berikutnya Sirnas A 2027

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Jembatan Kabel Mendadak Jadi Lautan Manusia, Ini Semarak Dharmasraya Merah Putih Run 2026

Berita Terbaru